Selain itu dari kejadian ini, pihak sekolah juga tidak berniat untuk meragukan kemampuan sang anak.
“Tidak pernah ada niat sedikit pun dari pihak sekolah untuk meragukan kemampuan anak, karena kami percaya setiap anak itu luar biasa,” ungkapnya.
Bagi pihak sekolah, ini hanya soal perbedaan sudut pandang dari mata juri terkait penilaian di lapangan.
“Setelah kami telusuri, kejadian ini berawal dari perbedaan sudut pandang dan standar penilaian juri di lapangan,” jelasnya.
Kendati demikian, panitia dan pihak sekolah tetap akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Namun demikian, kami tetap bertanggung jawab untuk melakukan evaluasi,” terangnya.
Orang tua sang anak juga sudah dihubungi dan pihak sekolah sudah meminta maaf atas kejadian tidak mengenakkan ini.
“Pihak sekolah juga sudah menghubungi langsung orang tua terkait untuk menyampaikan permohonan maaf secara pribadi,” katanya.
Pertemuan dengan kedua belah pihak akan segera dilakukan agar situasi ini tidak terus berlarut-larut.
Alhamdulillah pihak orang tua bersedia untuk bertemu serta berdiskusi baik-baik di hari Jumat nanti,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!