news

Marsinah Dibunuh di era Rezim Soeharto dan Kini diangkat sebagai Pahlawan Nasional secara Bersamaan, Warganet: Tidak Manusiawi

Senin, 10 November 2025 | 19:30 WIB
Keluarga Cendana dan keluarga Marsinah terima gelar pahlawan (Tangkapan layar YouTube KOMPASTV )

 

SketsaNusantara.id – Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional terhadap Soeharto pada Hari Pahlawan 10 November 2025 memicu kekecewaan banyak pihak.

Sebab di lain pihak, Presiden Prabowo Subianto juga menyematkan gelar kehormatan tertinggi kepada Marsinah sehingga hal itu disebut sebagai tindakan yang kontradiktif.

Marsinah merupakan aktivis buruh yang dibunuh secara brutal, di mana Soeharto saat itu sebagai pemimpin Orde Baru saat pembunuhan itu terjadi.

Baca Juga: Marsinah Hingga Soeharto, ini Daftar 10 Tokoh yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Oleh Prabowo Subianto

Sebab itu warganet di platform X menyebut keputusan penyandingan ini sebagai tindakan yang tidak manusiawi, menyakiti hati korban hingga tindakan wash washing sejarah.

"Putting marsinah and soeharto on the same list of names is absolutely inhumane (menempatkan Marsinah dan Soeharto dalam daftar nama yang sama sungguh tidak manusiawi," tulis akun X @cubarsifisipol, dilansir dari SketsaNusantara.id.

Cuitan yang ditulis sesat setelah gelar penganugerahan 10 pahlawan tersebut mendapat banyak respon dari warganet yang juga  mengamini hal itu hingga menyebabkan keputusan pemerintah mendapat sorotan.

Baca Juga: Prabowo Subianto Tetapkan 10 Pahlawan Nasional, Nama Soeharto dan Marsinah Berdampingan Tuai Pro Kontra: Kok Bisa Korban dan Pelaku Satu Urutan?

"Pada titik ini kita tahu kecerdasan pemerintah kita, sungguh menghina," respon @harruchi8942.

"Marsinah terbunuh di era Rezim Soeharto dan  dinobatkan sebagai pahlawan? Memang bajingan pemerintah sekarang," tulis @ArtOfMadLee.

"Gimana pembunuh dan korban bisa sama sama dijadikan pahlawan?Pembunuh akan selamanya pembunuh," ujar @goddezzs.

Respon keras warganet memang sudah terjadi sejak lama saat isu Soeharto akan diangkat sebagai pahlawan nasional, namun banyak yang tak menyangka bahwa gelar pahlawan tersebut benar-benar diberikan kepada Soeharto ditengah pro dan kontra.

Untuk itu keputusan Prabowo menuai banyak pertanyaan sekaligus kecaman dari masyarakat Indonesia.

Marsinah sendiri selama ini dikenal sebagai simbol perlawanan buruh yang diculik, disiksa, dan dibunuh pada tahun 1993.

Halaman:

Tags

Terkini