Kamis, 4 Juni 2026

Marsinah Dibunuh di era Rezim Soeharto dan Kini diangkat sebagai Pahlawan Nasional secara Bersamaan, Warganet: Tidak Manusiawi

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Senin, 10 November 2025 | 19:30 WIB
Keluarga Cendana dan  keluarga Marsinah terima gelar pahlawan  (Tangkapan layar YouTube KOMPASTV )
Keluarga Cendana dan keluarga Marsinah terima gelar pahlawan (Tangkapan layar YouTube KOMPASTV )

Marsinah terbunuh di tengah rezim otoriter Soeharto yang dikenal represif terhadap gerakan buruh dan aktivis. 

Kasusnya merupakan salah satu sejarah paling gelap dari pelanggaran HAM masa Orde Baru, yang hingga kini belum tuntas diungkap dan diadili.

Penyematan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah dianggap sebagai pengakuan atas perjuangannya, namun ketika gelar tersebut diberikan bersamaan dengan Soeharto, kritik pedas pun tak terhindarkan.

 Maayarakat mempertanyakan logika negara yang menempatkan sang korban yakni Marsinah dan simbol kekuasaan yang diduga menindas korban yakni Soeharto pada level kehormatan yang sama.

Warganet menilai tindakan negara ini sebagai sebuah tindakan yang tidak manusiawi, pemberian gelar kepada Soeharto dianggap sebagai pengkhianatan terhadap upaya penuntasan kasus HAM berat.

Banyak yang menduga bahwa gelar Marsinah hanya berfungsi sebagai gimmick politik untuk meredam kritik publik terhadap penganugerahan gelar untuk Soeharto. 

Seolah-olah, gelar Marsinah digunakan untuk 'menghapus dosa' Soeharto di masa lalu atau white washing sejarah.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI! 

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: X @cubarsifisipol

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X