SketsaNusantara.id - Sabtu malam 8 Novemeber 2025, Stadion Semeru Lumajang dipadati ribuan warga yang menikmati kemeriahan Festival UMKM dan Pesona Budaya 2025. Acara ini menjadi wujud kolaborasi antara geliat ekonomi rakyat dan kekayaan budaya daerah yang penuh warna.
Sekitar 80 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut berpartisipasi dalam festival ini.
Mereka menghadirkan beragam produk mulai dari kuliner khas Lumajang, kerajinan tangan, hingga hasil pertanian lokal.
Baca Juga: LP Ma'arif di Lumajang Harapkan Guru NU Makin Kompeten Saat Mengajar
Selain pameran produk, panggung utama menampilkan berbagai seni tradisional Lumajang, seperti jaran kencak, tari ruddat glipang, tari topeng Kaliwungu, dan tari godril kreasi. Pementasan tersebut menarik antusiasme pengunjung yang datang dari berbagai wilayah.
Kolaborasi Pemerintah dan DPR Dorong Kemandirian UMKM
Festival ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lumajang, Perusahaan Gas Negara (PGN), dan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi.
“Acara ini kolaborasi kami dengan Pemkab Lumajang dan Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk mendukung UMKM,” ungkap Gogot Cahyo Baskoro, Koordinator Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, saat dikonfirmasi di Stadion Semeru.
Baca Juga: Waspada Penipuan Berkedok Minyak Goreng Murah, Polisi Randuagung Lumajang Ungkap Modusnya
Menurut Gogot, tujuan utama festival ini adalah mendorong kemandirian UMKM sekaligus memperkenalkan warisan budaya Lumajang ke masyarakat luas.
“Kami berharap melalui momentum Festival UMKM dan Pesona Budaya 2025 ini, produk-produk UMKM lokal bisa lebih dikenal dan menjadi produk unggulan Kabupaten Lumajang. Dengan begitu, UMKM dapat benar-benar mandiri dan menjadi penggerak roda perekonomian daerah,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap transaksi ekonomi, panitia membagikan 1.000 voucher belanja senilai Rp10.000 yang dapat ditukarkan di stan peserta. Seluruh pelaku UMKM mendapat fasilitas stan gratis, dan pengunjung pun tidak dikenai biaya masuk.
“Semua pelaku UMKM kita fasilitasi stand gratis, pengunjung masuknya juga gratis,” jelas Gogot.
Seni, Hiburan, dan Harapan untuk Lumajang