news

Jember Street Food Diprediksi Bakal Jadi Solusi Penataan PKL di Sekitar Alun-Alun

Kamis, 30 Oktober 2025 | 19:56 WIB
Rudi Rahmawan saat dikonfirmasi di kantornya. (Dok Diskominfo Jember)

SketsaNusantara.id – Jember Street Food bakal menjadi proyek baru Pemerintah Kabupaten Jember. Nantinya, Jember Food Street bakal menjadi sebuah ikon baru wisata malam yang menggabungkan konsep kuliner, pedestrian ramah pejalan kaki, dan tata kota modern.

Tujuannya, yakni berupaya mempercantik wajah kota sekaligus menumbuhkan denyut ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Jember yakin, pembangunan Jember Street Food bakal menjadi daya tarik termasuk mendongkrak perekonomian.

Baca Juga: Semarakkan Festival dan Expo Sapi Jawa Timur 2025, Pemkab Jember Pastikan Hewan Ternak Tak Bawa Penyakit Menular

Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum Dinas Cipta Karya, Rudi Rahmawan, mengungkapkan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari usaha pemerintah untuk merestrukturisasi wilayah Alun-Alun Jember dan sekelilingnya.

Dengan demikian, dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat yang lebih dinamis dan terhubung dengan area perbelanjaan yang lebih tua di Jalan Diponegoro hingga area Matahari dan Pasar Tanjung.

“Harapan kami, tempat ini kelak akan menjadi simbol pariwisata malam di Jember. Sebuah kawasan kuliner yang tidak hanya menarik dan nyaman. Namun, juga mampu menghidupkan kembali kegiatan ekonomi masyarakat di seputar pusat kota,” jelas Rudi saat diwawancarai pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Baca Juga: Pemkab Jember Gelontorkan Rp2,7 M untuk Reward Atlet Porprov dan Rp89 Juta untuk Pemenang Tajemtra 2025

Pada fase awal, pembangunan Jember Street Food akan dipusatkan di Jalan Kartini, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Diponegoro. Target penyelesaiannya pada akhir tahun 2025.

Sementara itu, proses konstruksi saat ini telah memasuki tahap akhir perencanaan. Secepatnya, akan segera dilanjutkan dengan lelang melalui mini kompetisi katalog konstruksi.

Desain utama Jember Street Food menekankan pada ruang pejalan kaki yang luas dan nyaman. Jalur pejalan kaki di bagian timur Jalan Diponegoro akan diperlebar menjadi sekitar 6 meter. Sementara itu, di sisi barat menjadi 3 meter.

Baca Juga: Salurkan Honor secara Terhormat, Pemkab Jember Gelar Pendataan Guru Ngaji Secara Terbuka

Area tersebut nantinya akan dihuni oleh pedagang kaki lima yang teratur. "Dengan tambahan area tempat duduk, meja makan, dan penerangan yang menarik," paparnya.

Dinas Cipta Karya bertanggung jawab dalam penyediaan infrastruktur dasar seperti jalur pedestrian, lampu hias, dan sistem pencahayaan untuk kawasan tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini