SketsaNusantara.id – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar jajaran menterinya segera mengganti mobil dinas dengan kendaraan taktis ringan Maung buatan PT Pindad (Persero).
Prabowo menyebutkan jika tujuan dari kebijakannya tersebut adalah untuk mendukung kemajuan otomotif di dalam negeri.
Rupanya perintah Prabowo yang dilontarkan pada rapat paripurna DPR pada Senin, 20 Oktober 20252 tersebut direspons cepat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Dalam pernyataannya, Purbaya menyebut jika saat ini ia sedang memastikan kesiapan anggaran untuk mengganti seluruh menteri dengan Maung sebagai kendaraan dinas pejabat negara.
"Tahun ini seharusnya ada, cuma kan rupanya kapasitasnya belum cukup," ungkap Purbaya Yudhi Sadewa dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
Namun ia belum bisa memastikan kapan mulai menggunakan Maung sebagai kendaraan dinas sebab masih menunggu kesiapan industrinya.
"Jadi dibalikkan tahun ini saya enggak tahu seperti apa kesiapan industri Pindadnya, kalau siap ya ada uangnya," tegasnya
Purbaya menegaskan bahwa saat ini ia hanya menunggu kesiapan industrinya, yakni PT Pindad, sedangkan untuk anggaran dana ia nyatakan sudah siap.
Purbaya memastikan bahwa dana untuk pengadaan mobil dinas buatan dalam negeri tersebut telah tersedia di kas negara, tinggal menunggu kesiapan industri produsen.
Sementara itu Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebutkan bahwa proyek Maung ini akan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).