news

6 Fakta Tragis di Balik Kematian Mahasiswa Unud yang Diduga Akibat Perundungan, Pemicunya Bikin Publik Terhenyak

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 12:00 WIB
Ilustrasi - Mahasiswa Unud Bali diduga menjadi korban perundungan (Pixabay/soumen82hazra)

 

SketsaNusantara.id – Dunia pendidikan kembali berduka. Tragedi memilukan terjadi di Universitas Udayana (Unud) Bali ketika seorang mahasiswa bernama Timothy Anugerah Saputra (22) ditemukan tewas usai diduga meloncat dari lantai empat Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Rabu 15 Oktober 2025 pagi.

Mahasiswa semester VII Program Studi Sosiologi itu disebut mengalami tekanan psikologis berat akibat perundungan yang dilakukan oleh rekan-rekannya. Kabar ini seketika menyebar luas di media sosial dan memicu gelombang empati sekaligus kemarahan publik.

Berikut rangkuman enam fakta penting yang dikutip SketsaNusantara.id dari berbagai sumber.

Baca Juga: Pakar Mikro Ekspresi Yakin Diplomat Arya Daru Pangayunan Tak Bundir Berdasarkan Beberapa Analisa Ini

1. Timothy Ditemukan Tewas di Gedung FISIP Unud

Kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. Timothy ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di area sekitar Gedung FISIP. Dugaan sementara, korban melompat dari lantai empat gedung kampus.

Pihak berwenang dan kampus masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, namun indikasi kuat mengarah pada tindakan bundir karena tekanan psikologis yang berat.

2. Korban Diduga Jadi Sasaran Perundungan Sesama Mahasiswa

Setelah peristiwa tragis itu, beredar tangkapan layar percakapan grup WhatsApp mahasiswa Unud. Dalam percakapan tersebut, tampak bagaimana Timothy kerap menjadi bahan ejekan dan olok-olok oleh teman-temannya.

Baca Juga: Diplomat Kemlu Arya Daru Bundir Atau Dibunuh? Ini Analisa Sosiolog Kriminalitas Universitas Gajah Mada

Pesan itu kemudian viral dan memicu kemarahan publik. Banyak pihak menilai bahwa kampus seharusnya lebih cepat bertindak sebelum perundungan itu berujung fatal.

3. Ejekan Berlanjut Bahkan Setelah Korban Meninggal

Tragedi tak berhenti di sana. Setelah kematian Timothy, sebagian mahasiswa justru melecehkan peristiwa itu di media sosial.

Halaman:

Tags

Terkini