Sebagaimana dikutip melalui laman instagram @khofifah.ip, kehadiran sosok walgub beserta gubernur Jawa Timur di tengah wali santri menjadi penopang yang membuat mereka tetap tegar.
Gubernur Khofifah juga mengungkapkan duka cita mendalam atas wafatnya santri pondok pesantren Al-Khoziny. Dan menyatakan bahwa proses pencarian akan terus dilakukan.
“Saat ini kami menunggu di RS Bhayangkara Polda Jatim, bersama tim DVI dan tim post mortem.”
“Kami ingin menyampaikan kepada wali santri bahwa tim DVI tugasnya untuk melakukan identifikasi korban meninggal dunia untuk selanjutnya dilakukan rekonsilasi agar ditemukan kesesuaian kepastian identitas korban,” imbuhnya.
Penemuan jasad korban yang meninggal dunia dilakukan dengan identifikasi yang sesuai, tanpa melalui otopsi terhadap santri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!