Namun hingga saat ini perhatian pemerintah belum datang padanya. Padahal usahanya ini memiliki dampak yang baik untuk lingkungan.
“Tapi faktanya apa? Nggak ada dukungan. Percuma,” katanya.
Toni juga menunjukkan area rumahnya yang sebagian dijadikan bank sampah yang berasal dari lingkungan sekitar.
“Ini rumah saya, saya tata nih belakang rumah menjadi bank sampah. Saya tata demi lingkungan,” imbuhnya.
Menurut Toni, prestasi yang telah diraih dirasa percuma karena perhatian pemerintah yang dinilai kurang.
Baca Juga: Wali Murid Sekolah Elit Al Izzah Tangerang Tegas Tolak MBG, Singgung Soal Kemampuan
“Percuma saya mendapatkan predikat bank sampah terbaik ke-4 se-Indonesia tapi tidak ada perhatian dari pemerintah,” lanjutnya.
Bagi Toni, berbagai organisasi dan forum bertema lingkungan yang dibuat pemerintah seolah hanya dibuat saja tanpa adanya tindak lanjut yang tegas.
“Satu hal lagi, saat ini banyak asosiasi, organisasi, dan forum dibentuk. Tapi asosiasi hanya mencari sensasi, organisasi hanya basa-basi, forum hanya kumpul-kumpul,” geramnya.
Berbagai organisasi tersebut menurut Toni tidak memberikan dampak yang signifikan untuk lingkungan.
“Mana dampaknya untuk lingkungan? Nggak ada. Hanya memanfaatkan anggota untuk menyerap anggaran dari dana hibah pemerintah,” tutupnya.
Hingga artikel ini disusun, video tersebut sudah ditonton sebanyak 1,6 juta kali, mendapat 214 ribu likes, dan 9 ribu komentar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!