SketsaNusantara.id - Kerusuhan besar pada akhir Agustus 2025 masih meninggalkan tanda tanya besar.
Publik terus menunggu jawaban, siapa sosok dalang yang dianggap mengatur serangkaian huru-hara di berbagai daerah di Indonesia.
Meski ratusan orang telah diamankan, kepolisian menegaskan sosok utama yang disebut sebagai mastermind kerusuhan demonstrasi itu belum ditemukan.
Baca Juga: Dijarah Saat Kerusuhan, Sri Mulyani Kenang Lukisan yang Dibuatnya 17 Tahun yang Lalu
Misteri ini membuat isu dalang kerusuhan semakin menarik perhatian masyarakat luas.
Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro, menyoroti kesamaan pola di berbagai wilayah.
Hampir di semua polda, rangkaian kerusuhan berlangsung serentak, menimbulkan dugaan ada pihak yang menggerakkan dari belakang layar.
“Apakah sudah didapatkan mastermind? Semua tim, mohon izin kami laporkan, masih proses berjalan," ujar Djuhandani dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 24 September 2025.
Ia menambahkan, “Karena kita ketahui bersama bahwa kejadian kerusuhan ini berjalan secara serentak, hampir di semua polda.”
Polri mencatat ada 959 tersangka terkait peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, 664 orang merupakan tersangka dewasa dan 295 lainnya anak-anak.
Aparat menegaskan mereka adalah pelaku kerusuhan, bukan sekadar peserta aksi demonstrasi.
Untuk mengusut lebih jauh, polisi kini menelusuri dugaan aliran dana dengan bantuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Djuhandani menekankan proses dilakukan dengan metode scientific agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Di sisi lain, suara berbeda datang dari mantan Kepala BIN AM Hendropriyono.