Kamis, 4 Juni 2026

Dijarah Saat Kerusuhan, Sri Mulyani Kenang Lukisan yang Dibuatnya 17 Tahun yang Lalu

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Rabu, 3 September 2025 | 13:29 WIB
Sri Mulyani kenang lukisannya yang dijarah (Instagram/smindrawati)
Sri Mulyani kenang lukisannya yang dijarah (Instagram/smindrawati)

SketsaNusantara.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani kenang lukisannya yang dijarah beberapa waktu lalu.

Penjarahan rumah Sri Mulyani juga membawa lukisan yang ia gambar sendiri dengan tangannya.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Sri Mulyani bagikan tangkapan layar yang memperlihatkan salah satu pria yang membawa lukisannya.

Baca Juga: Sri Mulyani Tegaskan Tak Ada Pajak Baru 2026, Fokus Perbaikan Layanan Administrasi dan Patuh Bayar

"Laki-laki berjaket merah memakai helm hitam tampak memanggul Lukisan cat minyak Bunga diatas kanvas ukuran cukup besar,"

"Dia membawa jarahannya dengan tenang, percaya diri keluar dari rumah pribadi saya yang menjadi target operasi jarahan hari minggu akhir Agustus 2025 dini hari," tulisnya, dilansir dari akun Instagram @smindrawati.

Sri Mulyani mengatakan bahwa lukisan bunga yang digambarnya dengan sepenuh hati itu telah berumur 17 tahun.

Baca Juga: Sri Mulyani Berikan Pernyataan Ini dalam Rapat di Istana Negara Usai Rumahnya Dijarah oleh Warga: Terima Kasih

"Lukisan Bunga itu bagi penjarah pasti dibayangkan bernilai sekedar seperti lembaran uang," katanya.

Menteri keuangan ini mengungkap bahwa lukisan bunga tersebut merupakan simbol perenungan serta kontemplasi diri yang bersifat sangat pribadi.

"Seperti rumah tempat anak-anak saya tumbuh dan bermain, sangat pribadi dan menyimpan kenangan tak ternilai harganya.," ucapnya.

Baca Juga: Dua Kali Rumahnya Dijarah, Sri Mulyani Angkat Suara dan Serukan Perbaikan Demokrasi yang Sejati Tanpa Harus Terjebak dalam Anarki

Ia juga menggambarkan bahwa hilangnya lukisan bunga tersebut seperti hilangnya perasaan aman, kepastian hukum, dan kemanusiaan yang adil dan beradab dari bumi Indonesia.

"Bagi penjarah, rumah dan barang-barang tersebut hanyalah sekedar target operasi. Para penjarah seperti berpesta, bahkan diwawancara reporter media: “dapat barang apa mas?” - dijawab ringan, dengan nada sedikit bangga tanpa rasa bersalah : “ lukisan”,"

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Instagram @smindrawati

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X