news

BPBD Tanamkan Pentingnya Mitigasi, Peserta Didik SDN Jember Lor 3 Ikuti Simulasi Kegawatdaruratan Bencana

Rabu, 24 September 2025 | 13:25 WIB
Salah seorang siswi SDN Jember lor 3 saat mengikuti simulasi kegawatdaruratan bencana. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Teriakan demi teriakan lantang bersahutan saat salah seorang anak sekolah dasar menjadi korban bencana.

Tak berselang lama, bunyi sirine ambulans meraung-raung dan mendekati lokasi kejadian.

Sementara itu, para wali murid tampak histeris dan mencari di mana anak mereka berada. Bahkan, salah seorang wali murid tak kuasa menahan tangis saat melihat anaknya harus ditandu untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga: BPBD Jember Salurkan Bantuan Warga Sumberbaru yang Ambruk akibat Angin Kencang

Para wali kelas mencoba menangkan para peserta didik. Tak jauh dari tempat kejadian perkara, para polisi dan TNI tampak mengamankan lokasi sekitar ketika para relawan dan Tim BPBD mengamankan lokasi bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Indra Tri Purnomo menjelaskan bahwa, pihaknya saat ini tengah menggelar simulasi kegawatdaruratan bencana di SDN Jember lor 3.

Tujuan utama simulasi ini adalah membangun kesiapsiagaan sejak dini, baik bagi para siswa SDN Jember lor 3 maupun masyarakat sekitar.

Baca Juga: Tiga Titik Longsor Terjadi di Sumberbaru, BPBD Jember Salurkan Bantuan dan Gelar Pembersihan Dampak Longsor

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan menghadapi potensi bencana di Kabupaten Jember," ungkapya.

Simulasi tersebut melibatkan seluruh sektor sesuai SOP. Mulai TNI, Polri, tenaga medis, pihak sekolah, hingga wali murid.

"Ke depan, kami berencana menggelar simulasi serupa di wilayah lain dengan risiko bencana. Tentu saja dengan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran serta dukungan dari berbagai komunitas pecinta alam dan lembaga masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga: Petakan Sejumlah Titik Rawan Bencana, BPBD Jember Imbau Masyarakat Jember Waspada Terhadap Kemungkinan Bencana

Sementara itu, Kepala SDN Jember lor 3 Sugianto menegaskan bahwa kegiatan ini sangat penting. Menurut dia, hal itu merupakan salah satu upaya untuk memberikan pembelajaran bahwa satuan pendidikan atau sekolah harus siap dalam segala situasi.

"Termasuk juga bencana yang datangnya secara tiba-tiba, kita tidak tahu. Tapi, kita tidak berharap terjadi. Ini adalah langkah yang tepat menurut saya selaku kepala sekolah untuk satu, mengedukasi anak-anak dan warga sekolah juga dalam menangani berbagai kemungkinan bencana," lanjutnya.

Halaman:

Tags

Terkini