2. Salah Satu Mahasiswa Laporkan Dugaan Perpeloncoan
Video yang beredar merupakan kiriman dari salah satu mahasiswa yang melaporkan dugaan perpeloncoan tersebut.
Selain dipaksa berciuman antara mahasiswa dengan mahasiswa dan mahasiswi dengan mahasiswi, pelapor juga menyebutkan dugaan perpeloncoan lainnya.
“Selain dipaksa berciuman, ada maba yang bahkan diajak berkelahi,” tulis akun @kementerian_kurangajar.
3. Klarifikasi dan Permintaan Maaf Himateta
Usai video dugaan perpeloncoan tersebut viral, Ketua Himateta beserta panitia kegiatan tersebut membuat video klarifikasi.
Dalam klarifikasinya, perwakilan Himateta dan panitia menyampaikan permohonan maaf.
Ketua Himateta Ivandi Cesario Amar juga mengaku pihaknya siap menerima konsekuensinya.
“Kami mengucapkan beribu minta maaf. Kami menerima konsekuensi yang diberikan pihak kampus,”ujar Ivan sebagaimana dikutip SketsaNusantara id.
4. Bisikan dari Alumni
Pada kesempatan yang sama, Ivandi juga mengungkapkan asal mula munculnya dugaan perpeloncoan berupa saling cium kening tersebut.
Ivandi mengungkapkan, ada usulan dari salah satu pengurus Himateta untuk menggelar permainan dalam acara bersih-bersih lingkungan kampus itu.
Berdasarkan pengakuannya, ide permainan tersebut merupakan ‘titipan’ senior.
“Saya mendapatkan ide tersebut bersama teman saya Rayan dari alumni yang menitipkan itu,” ungkapnya.