SketsaNusantara.id - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) buka suara mengenai rumor soal Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana yang beredar di media sosial.
Belakangan ini, publik ramai menyoroti gaya hidup Menpar Widiyanti yang kabarnya minta disediakan air galon untuk mandi saat kunjungan ke daerah.
Warganet yang mengaku bekerja sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) curhat mengenai permintaan aneh Menpar Widiyanti yang kerap mengajukan permintaan aneh yang bikin staf kewalahan.
"Sumpah ya orang ini nyusahin banget. Gue ASN di Pemda bolak-balik mau dateng ke provinsi gue gak jadi karena berbagai alasan. Banyak maunya, padahal 3 menteri sebelumnya gak kaya gitu," tulis salah satu warganet yang mengaku bekerja sebagai ASN Pemda dalam komentar yang disematkan di akun Instagram @cabinetcouture_idn.
"Rill, aku kerja di Pariwisata, ribetnya ampun-ampunan. Ngaco banget kebijakannya gak mikirin pariwisata mau diapain, cuma sibuk ngurusin foto cantiknya aja. Gosip dari staf (Menpar) kalo ke pelosok seperti (Labuan) Bajo, katanya beliau minta disiapin air galon buat mandi, ASN juga udah jengah sama menpar satu ini," pungkasnya.
Hal tersebut seketika ramai dibicarakan hingga jadi viral media sosial. Menanggapi hal ini, Kemenpar menyebut bahwa rumor yang beredar sama sekali tidak benar alias hoaks.
Staf Khusus (Stafsus) Kemenpar mempertanyakan asal kabar tersebut dan menyayangkan publik yang langsung mempercayai perkataan menyesatkan yang belum jelas kebenarannya.
"Kalau gosip berkembang jadi disinformasi bahkan hoaks itu mengerikan. ASN mana? sumbernya anonim dari media yang tidak jelas," kata stafsus Kemenpar, Apni Jaya Putra, dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Kompas TV.
Stafsus Kemenpar juga menyebut soal isu mengenai kebiasaan aneh Menteri Widiyanti yang dibilang "tidak masuk akal".
Apni yang kerap mendampingi Menpar saat kunjungan kerja mengungkap kebiasaan Widiyanti yang justru tak ingin merepotkan staf saat kunjungan ke berbagai daerah.
"Ibu Menteri biasanya perjalanan PP (pulang-pergi) atau kadang menginap paling lama satu malam saat kunjungan ke daerah," tutur Apni.
Artikel Terkait
Fedi Nuril Muncul Tanggapi Data Kunjungan IKN yang Dirilis Kementerian Pariwisata, Pertanyaannya Jadi Sorotan...
Makin Tajir! Rans Entertaiment Milik Raffi Ahmad Bakal Garap Mega Proyek Kemenpar, Nagita Slavina Sumringah
Tingkatkan Pariwisata di Jember, Bupati Gus Fawait Bakal Maksimalkan Potensi Pantai Bandealit di Taman Nasional Meru Betiri
Penjualan Paket Wisata 3B Naik 10 Persen, Kemenpar Siapkan Transportasi Laut dan Atraksi Regeneratif di Bali Barat-Utara
Ambisi Besar! Bupati Mas Rio Siapkan Master Plan Pengembangan Pariwisata Menuju Situbondo Naik Kelas