SketsaNusantara.id – Sayup-sayup lantunan puji-pujian berciri khas Islam masih berkumandang di sekitar Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, pada Kamis, 18 September 2025.
Di bawah sinar remang-remang lampu cafe, pria berpawakan tegap tengah ditodong sejumlah pertanyaan. Meski gerimis membuatnya sedikit kuyup, ia tak gentar dan terus menyuarakan semangatnya.
Tak mau muluk-muluk, keinginannya cuma satu. Yakni, ingin menggerakkan dan menggalakkan literasi ekonomi supaya lebih masif kepada masyarakat.
Seperti kita tahu, literasi ekonomi merujuk pada kemampuan individu dalam memahami, mengevaluasi, dan menerapkan berbagai konsep serta informasi ekonomi dalam aktivitas sehari-hari. Tujuannya, untuk membuat pilihan keuangan yang cerdas.
Hal itu meliputi pemahaman mengenai manajemen keuangan, perencanaan anggaran, menabung, berinvestasi, serta kesadaran akan konsekuensi ekonomi dari sebuah keputusan. Baik dari perspektif pribadi maupun komunitas.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember Muhammad Mufid menegaskan salah satu sasarannya adalah masyarakat yang memiliki keterbatasan akses tersebut.
Baca Juga: Kepala OJK Jember Sebut Literasi Keuangan yang Terstruktur Bisa Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah
"Literasi itu dilakukan kepada masyarakat di daerah yang kategorinya memang agak pinggir, agak jauh dari pusat-pusat pemerintahan," ungkapnya sembari menghela napas dan mencari tempat berlindung dari rintik hujan kian deras.
Oleh karena itu, dengan menggelar pertemuan bersama awak media, pria yang akrab dipanggil Mufid tersebut optimis akan ada pencapaian yang bisa bergulir guna meningkatkan literasi ekonomi masyarakat.
Khususnya, di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur yang meliputi Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Pasuruan, Probolinggo, dan Situbondo.
Baca Juga: Kolaborasi Sektor Jasa Keuangan, OJK dan FKLJK Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah
"Kegiatan ini memang butuh effort, butuh perjuangan. Secara jumlah (wartawan, Red) mungkin tidak banyak, tapi secara dampak itu lumayan besar," tegasnya.
Mufid yakin, para awak media mampu menjadi corong informasi yang berfungsi untuk mendistribusikan beragam informasi dengan efisien dan cepat kepada masyarakat umum.