"Mutasi ini hal biasa, sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan pelayanan publik dan akan dilakukan juga di sekolah lain," ucap A. Darmadi, Plt Kadisdikbud Kota Prabumulih pada awak media pada hari Selasa, 26 September 2025.
"Untuk sementara Roni ditempatkan sebagai guru biasa kemungkinan di SMPN 13 sambil menunggu SK baru," imbuhnya.
Lebih lanjut, Kadisdikbud Prabumulih menyebut Roni tidak semerta-merta dicopot dari jabatannya secara mendadak karena satu persoalan.
Darmadi menyebut ada banyak faktor yang melatarbelakangi keputusan mutasi ini, termasuk kasus guru olahraga di bawah naungan Roni yang sempat viral 1 bulan sebelumnya.
"Bukan cuma 1 persoalan saja, tapi ada banyak. Kalau saya sebutkan justru membuat malu yang bersangkutan," ungkap Darmadi.
"Salah satunya terkait viral chat me*um guru di bawah Kepala SMPN 1 Prabumulih beberapa waktu lalu. Guru (inisial D) itu sudah dipindahkan bulan yang lalu," terangnya.
Namun, Wali Kota Prabumulih, H. Arlan memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa Roni tidak dimutasi dan hanya sebatas memberikan teguran untuk Roni.
"Berita-berita yang beredar di media sosial itu hoaks. Saya tidak memindahkan Pak Roni dan menegur karena ada kasus yang membuat siswa-siswi tidak betah di sekolah," kata H Arlan dalam video klarifikasi yang diunggah di akun Instagram @cak.arlan_official pada hari Selasa, 16 September 2025.
"Kasus seperti ini sudah mencuat beberapa waktu lalu sehingga saya tegur agar tidak terjadi lagi dan guru bermasalah sudah dipindahkan. Jadi saya tidak memindahkan beliau, Pak Roni dan penjaga sekolah juga tetap bekerja seperti biasa di SMPN 1 Prabumulih," tuturnya.
Arlan juga meluruskan berita yang beredar dan meminta maaf karena masalah ini telah membuat gaduh di media sosial.
"Berita tentang anak saya bawa mobil ke sekolah itu juga tidak benar. Meski begitu saya selaku Wali Kota Prabumulih meminta maaf kepada Pak Roni dan seluruh masyarakat atas masalah ini," pungkas Arlan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini