“Lebih baik datang sebelum pukul 16.00, sehingga bisa mendapat parkir yang nyaman. Selain itu, lebih efektif jika berangkat berombongan dengan kendaraan besar, agar volume kendaraan pribadi bisa ditekan,” imbaunya.
Ia juga mengingatkan agar warga tidak salah jalur, terutama setelah pukul 17.00.
“Kalau keliru, potensi kemacetan justru makin besar, terutama di dua titik simpang yang menjadi akses utama,” katanya.
Rekayasa lalu lintas ini diharapkan tidak hanya menjaga kelancaran transportasi, tetapi juga memberikan kesan positif bagi tamu MTQ. Dengan pengaturan yang matang, Jember ingin menunjukkan diri sebagai tuan rumah yang ramah sekaligus siap menerima ribuan pengunjung.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Diid. KLIK DI SINI!