“Tapi kalau dikritik, semoga gak baperan ya, sesuai gaya ceplas-ceplosnya,” imbuh Tirta.
Ditegur Komisi XI DPR
Sebelumnya, gaya bicara Purbaya Yudhi Sadewa ini juga sempat ditegur oleh Komisi XI DPR RI.
Dalam rapat kerja bersama Kementerian Keuangan, salah satu anggota Komisi XI DPR RI, Melchias Markus Mekeng menyoroti gaya bicara Purbaya.
Saat itu Purbaya ‘curhat’ mengenai perbedaan yang ia rasakan setelah menjabat sebagai menteri.
Baca Juga: Baru Menjabat, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Tuntutan 17+8 Hanya Suara Sebagian Kecil Rakyat
“Waktu Ketua LPS, saya katanya ngomongnya agak-agak koboi, sekarang nggak boleh saya, pak,” ujar Purbaya sebagaimana dikutip dari kanal YouTube TV Parlemen.
Pernyataan itu pun langsung mendapatkan tanggapan dari Melchias Markus Mekeng.
“Pak Menteri, boleh koboi asal ada isinya,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.
Pernyataan Perdana Purbaya Yudhi Sadewa Usai Jadi Menteri
Purbaya Yudhi Sadewa langsung menyita perhatian publik sesaat setelah dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025.
Selain disorot sebagai sosok pengganti Sri Mulyani, publik rupanya menaruh perhatian lebih pada pernyataan Purbaya saat pelantikan.
Pria asal Bogor ini sempat melontarkan pernyataan tentang tuntutan aksi demonstrasi 17+8 yang memicu kekesalan publik.