news

Menteri Amran Bongkar 212 Merek Beras Premium Tak Sesuai Standar, Tegaskan Perang Lawan Mafia Pangan hingga Pupuk Palsu yang Rugikan Petani

Minggu, 7 September 2025 | 19:05 WIB
Amran Sulaiman beberkan temuan mengejutkan soal beras. (Youtube Amri Mahre Channel)

Sebab, kelangkaan dan penyalahgunaan distribusi pupuk bersubsidi menjadi salah satu keluhan utama yang disampaikan petani.

Amran menegaskan, persoalan pangan tidak bisa diselesaikan pemerintah seorang diri.

Kompleksitas masalah yang melibatkan mafia pangan, peredaran pupuk palsu, hingga sistem agribisnis nasional membutuhkan kerja sama lintas sektor.

Ia menilai bahwa sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam memberantas praktik curang di sektor pertanian.

Dengan kolaborasi yang kuat, Amran yakin tantangan besar di bidang pangan bisa diselesaikan.

“Kalau kita bersama, saya yakin kita bisa membereskan masalah mafia pangan dan berbagai isu pertanian lainnya. Ini perjuangan kita semua,” pungkasnya.

Pernyataan tegas Amran menegaskan arah kebijakan Kementerian Pertanian yang berfokus pada pemberantasan praktik mafia pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Langkah ini dipandang penting mengingat pangan merupakan sektor strategis yang menentukan stabilitas ekonomi dan ketahanan nasional.

Dengan adanya investigasi yang telah mengungkap puluhan merek beras bermasalah serta kerugian besar akibat pupuk palsu, pemerintah diharapkan dapat mengambil tindakan cepat.

Upaya tersebut tidak hanya melindungi petani, tetapi juga memastikan masyarakat mendapat akses pangan yang adil dan berkualitas.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini