SketsaNusantara.id – Sektor transportasi daring saat ini telah menjadi elemen krusial dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Keberadaan pengemudi ojek daring tidak hanya membantu dalam mobilitas, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi ekonomi lokal.
Namun, di balik peranan penting itu, kesehatan para pengemudi sering kali diabaikan disebabkan oleh kesibukan. Bahkan, jam kerja yang panjang, dan tekanan ekonomi yang tinggi juga menjadi salah satu faktornya.
Baca Juga: Pemkab Jember Luncurkan Desk Pelayanan Pekerja Migran Indonesia
Menanggapi masalah itu, Pemerintah Kabupaten Jember melalui RSD dr Soebandi mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang ditujukan bagi pengemudi ojek daring.
Pelayanan tersebut menyusul pengecekan kesehatan gratis yang sebelumnya dilakukan untuk para juru parkir.
Serupa dengan cek pelayanan kesehatan gratis sebelumnya, acara itu berlangsung di Aula Darusy Syifa RSD dr Soebandi dengan antusiasme yang tinggi dari peserta.
Plt Direktur RSD dr Soebandi Nyoman Semita menjelaskan bahwa, kegiatan itu adalah bentuk nyata perhatian rumah sakit terhadap pekerja di sektor informal yang rentan terhadap berbagai penyakit.
"Mereka adalah ujung tombak yang mendukung mobilitas masyarakat," katanya.
Mulai mengantar penumpang hingga memenuhi kebutuhan logistik. Oleh karena itu, pihaknya ingin berkontribusi agar para ojek online itu tetap sehat, energik, dan produktif.
Baca Juga: Terbanyak di Jatim, Pemkab Jember Usulkan 3378 non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu
“Pemeriksaan kesehatan mencakup pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, serta konsultasi medis langsung dengan tim medis dari RSD dr Soebandi,” imbuhnya.
Selain itu, peserta juga menerima obat-obatan gratis berdasar hasil diagnosis medis tanpa biaya tambahan.