"Tidak ada maksud untuk saya merendahkan guru. Justru sebaliknya, saya menegaskan bahwa guru adalah profesi yang paling mulia karena dengan ketulusan hati merekalah generasi bangsa ditempa," tuturnya.
2. Menag Sebut Guru Profesi yang Paling Mulia
Dalam video yang diunggah di kanal YouTube PAI Kemenag, Nasaruddin Umar justru menyebut guru sebagai profesi yang paling mulia.
Banyak Guru yang mengabdikan diri puluhan tahun dengan tujuan mendidik dan mencerdaskan generasi bangsa, bahkan dianggap lebih mulia dari pedagang yang membangun masjid.
"Banggalah menjadi guru, jangan minder. Semua profesi yang paling mulia adalah menjadi guru atau dosen, rezekinya, ketulusannya mendidik dan mencerdaskan bangsa insya Allah jadi amal jariyah," kata Nasaruddin Umar dalam pidatonya di hadapan para guru dan dosen.
"Menjadi seorang guru itu mulia sekali tujuannya, bagaimana dia memintarkan anak orang, bukan cari uang. Bahkan lebih mulia amal jariyahnya daripada pedagang yang bangun masjid," tandasnya.
3. Komitmen Pemerintah Meningkatkan Kesejahteraan Guru
Dalam pernyataannya, Nasaruddin Umar juga mengungkap komitmen pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan guru atau dosen dan tenaga pendidik lainnya.
"Saya pun seorang guru, Bapak saya juga seorang guru yang mengabdikan diri puluhan tahun untuk mengajar dan mencerdaskan generasi bangsa," kata Menag.
"Oleh karena itu saya memahami dan pemerintah melalui Kementerian Agama yang saya pimpin terus memperjuangkan (kesejahteraan guru) dengan berbagai langkah," imbuhnya.
Nasaruddin Umar menyebut tahun ini ada kenaikan tunjangan profesi bagi 227.147 guru non-PNS sebesar Rp500 ribu per bulan.
Menag juga mengatakan bahwa ribuan orang mulai mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang mengalami kenaikan jumlah peserta hingga 700% di tahun 2025. PPG menjadi salah satu syarat untuk bisa meningkatkan tunjangan profesi Guru.