SketsaNusantara.id – Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kembali dilakukan. Kali ini, menyasar pejabat administrator, pengawas, serta pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.
Pergeseran jabatan yang digelar di Pendopo Wahyawibawagraha itu mencakup sebanyak 352 pejabat eselon III dan IV.
Mulai Kepala Bagian sekretaris dinas, camat, lurah, hingga jajaran kepala seksi.
Bupati Jember Gus Fawait dalam paparannya menekankan bahwa perubahan tersebut bukan bagian dari gejolak politik setelah pilkada.
Namun, merupakan usaha nyata untuk meningkatkan kualitas pemerintahan agar lebih profesional, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saya selalu berkomitmen sejak awal bahwa Pilkada Jember telah selesai. Tidak ada perubahan atau pergeseran yang didasarkan pada kepentingan politik. Semua langkah yang saya ambil semata-mata demi meningkatkan kinerja pemerintahan,” kata Bupati, Rabu, 3 September 2025.
Gus Fawait juga menekankan bahwa dalam mutasi kali ini, tidak ada pejabat yang mengalami penurunan eselon. Menurut dia, kebijakan itu menunjukkan bahwa pemerintahannya mengutamakan penghargaan terhadap dedikasi ASN.
“Pada tahun 2025 ini, tidak ada pejabat yang kami turunkan eselonnya, baik dari eselon II ke eselon III maupun dari III ke eselon lain. Pergeseran ini hanya untuk memperkuat tim kerja Pemkab Jember,” tegasnya.
Bupati Gus Fawait mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menunjukkan komitmen yang nyata. Dia juga menegaskan bahwa akan ada evaluasi yang ketat terhadap kinerja mereka dalam enam bulan mendatang.
“Pergeseran ini adalah hal yang wajar. Namun ini bukan finale, karena saya akan terus memantau. Enam bulan ke depan adalah masa untuk membuktikannya. Tunjukkan kinerja terbaik dan dedikasi anda untuk masyarakat Jember,” ujarnya.
Dengan perubahan besar ini, Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Bupati Fawait berharap untuk menciptakan birokrasi yang kuat, inovatif, dan sepenuh hati melayani masyarakat.