"Dalam keadaan yang sedang tidak kondusif seperti ini pasti banyak juga oknum yang mengatasnamakan pendemo padahal dia perusuh. Tapi tolong pak polisi, jangan salah sasaran dong!"
"Nyawa nggak bisa diganti. Kami tidak pantas mendapat perlakukan kasar seperti ini," tegasnya.
Chika mengungkap bahwa keponakannya sampai mengalami trauma akibat aksi pemukulan dari oknum polisi.
"Keponakan saya langsung trauma dan hari ini kami pihak keluarga tidak mengizinkan dia untuk bekerja karena badannya pun sakit karena diseret," ungkapnya.
Beberapa area tubuh keponakan Chika Jessica mengalami luka akibat kejadian tersebut.
"Kepalanya pun memar di dalam, sampai terjadi hal yang tidak diinginkan pada saudara kami,"
"Ini bagian lutut yang cedera karena diseret ke tengah jalan. Ada juga luka seret di tangan kanan," imbuhnya.
Selain itu, pipi dan kepala keponakannya juga mengalami luka.
"Pipi kanan yang bengkak karena kena bogem dan bagian kepala yang masih benjol," jelasnya. Bahkan keponakan Chika juga sempat muntah-muntah setelah mendapat kekerasan.
"Dia muntah setelah berhasil selamat. Tadinya sempat diajak lari ke Unisba, tapi dia memilih kembali ke toko tempat dia bekerja lalu pulang dengan nekat melewati kerumunan yang chaos,"
"Sampai rumah laki-laki yang jarang nangis ini meluapkan traumanya dan nangis. Sampai bilang, 'Kirain tadi udah mau mati'," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!