SketsaNusantara.id - Beberapa hari terakhir, aksi demo terjadi di beberapa titik di Indonesia.
Pecahnya demo di berbagai daerah ini merupakan dampak dari rentetan kejadian yang membuat rakyat marah, mulai dari kenaikan gaji dan tunjangan, ucapan seenaknya anggota DPR, para wakil rakyat yang joget-joget, hingga kematian Affan Kurniawan yang dilindas mobil rantis milik Brimob.
Menanggapi kekacauan sepekan ini, Prabowo Subianto selaku Presiden Indonesia menduga demo ini terjadi akibat ulah mafia.
“Ini menurut saya niatnya memang merusuh, niatnya bakar ditemukan truk yang isinya alat-alat untuk membakar,” katanya.
Dikatakan Prabowo Subianto bahwa oknum ini sengaja datang untuk merusak fasilitas yang ada.
“Di banyak tempat saya dapat laporan, datang truk-truk di situ ada petasan-petasan yang berat, yang besar dan ini anggota banyak kena petasan,"
"Ada yang terbakar leher, ada yang terbakar paha. Bayangkan kalau laki-laki terbakar alat vitalnya. Ini menurut saya sudah perusuh, niatnya membakar,” imbuhnya, dikutip dari laman Presiden Republik Indonesia.
Prabowo mengatakan bahwa niat para pengrusuh atau mafia ini datang memang untuk membakar gedung-gedung dan fasilitas yang ada.
“Jadi niatnya bukan menyampaikan pendapat, niatnya adalah bikin rusuh. Niatnya adalah mengganggu kehidupan rakyat. Niatnya adalah menghancurkan upaya pembangunan nasional untuk menghilangkan kemiskinan,”
Seruan agar Prabowo Subianto mundur dari jabatannya sebagai Presiden Indonesia juga beberapa kali digaungkan.
Merespon hal tersebut, Prabowo menegaskan bahwa dirinya tak akan mundur begitu saja.