“Nonaktifkan berarti sudah tenang kasih aktif kembali,” tulisakun @evanwork17kt. Komentar ini menyiratkan keraguan publik bahwa penonaktifan hanya bersifat sementara, bukan sanksi serius.
“Yang masyarakat mau di copot pak bukan di nonaktifkan doang,” ucap akun @famss.97. Ucapan ini menegaskan bahwa publik mengharapkan sanksi lebih tegas, bahkan pencopotan permanen, bukan sekadar penonaktifan.
Sementara itu, akun @rf259_ menuliskan dengan nada satir, “Weekend: nonaktif, weekday: aktif.”
Sindiran ini menggambarkan ketidakpercayaan masyarakat bahwa keputusan partai akan benar-benar berdampak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!