Minggu, 19 Juli 2026

Resmi! Eko Patrio dan Uya Kuya Akhirnya Dinonaktifkan dari Jabatan DPR RI, Netizen Bertanya-tanya: Kok Bukan Dipecat?

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:30 WIB
Uya Kuya dan Eko Ptrio resmi dinonaktifkan jabatannya dari anggota DPR RI. Netizen: Dipecat, dong! (Instagram/king_uyakuya  Instagram/ekopatriosuper)
Uya Kuya dan Eko Ptrio resmi dinonaktifkan jabatannya dari anggota DPR RI. Netizen: Dipecat, dong! (Instagram/king_uyakuya Instagram/ekopatriosuper)


SketsaNusantara.id - Eko Patrio dan Uya Kuya akhirnya resmi dicopot jabatannya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Pengumuman pencopotan jabatan ini disiarkan dalam siaran pers DPP PAN (Partai Amanat Nasional).

Siaran pers tersebut diunggah pada Minggu, 31 Agustus 2025 melalui akun Instagram @amanatnasional seperti dilansir oleh tim SketsaNusantara.id.

Baca Juga: Citra PAN Terancam, 1.300 Media Jejaring Promedia Desak Zulkifli Hasan Pecat Eko Patrio dan Uya Kuya karena Tak Berempati

Pengumuman tersebut secara resmi menonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari jabatannya sebagai anggota DPR.

“Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya),” kata akun Instagram @amanatnasional dikutip oleh tim redaksi.

Penonaktifan tersebut terhitung mulai hari Senin, 1 September 2025 berdasarkan keputusan partai yang diprakarsai oleh Zulkifli Hasan tersebut.

Baca Juga: Jerome Polin Tanggapi Permintaan Maaf Eko Patrio hingga Singgung Aksi Nyata, Netizen: Kirain Konfirm...

“ Dinonaktifkan sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI, terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025,” lanjutnya.

Pencopotan jabatan ini sudah lama menjadi permintaan masyarakat akibat perilaku Eko dan Kuya yang dinilai mempermainkan jabatan dan rakyat.

“PAN mengimbau pada wargauntuk bersikap tenang, sabar dan mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Pihak PAN mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi untuk menciptakan Indonesia yang damai dan tentram.

“Untuk menyelesaikan persoalan ini secara tepat, cepat, dan selalu berpihak kepada rakyat serta untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depan,” lanjutnya.

Pihak PAN juga memohon maaf khususnya kepada masyarakat dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Demikian Siaran Pers ini dibuat disertai dengan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesiasupaya dapat menata kembali untuk perjuangan di masa depan,” tutupnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X