Lebih lanjut, Uya menekankan bahwa narasi yang dibangun seolah-olah dirinya menantang netizen sama sekali tidak benar.
“Marilah kita berpikir jernih lagi bahwa gue tidak berkomentar apa-apa. Tidak melakukan video klarifikasi. Itu tadi adalah video-video lama yang dijahit,” tegasnya.
Unggahan klarifikasi tersebut langsung banjir komentar dari netizen. Ada yang mendukung, ada pula yang tetap mengkritik.
“Terus kemaren joged joged karena apa bang” tulis @masllild.
“Katanya dewan perwakilan rakyat, rakyat mana yang ente wakilin?” ujar @eriiuuuu.
Tak sedikit pula yang mencoba memberi pandangan lebih realistis.
“Jika gaji DPR hanya UMR tanpa ada embel-embel tunjangan apapun, apakah semua berminat jadi DPR.” tulis @m.d.e.syahputra17.
“Keep strong mas uya, netizen suka lebay soal sidang,” kata @masbrur.
“Kami tetap di belakang Mas Uya! Yang penting hati tetap bersih,” komentar serupa datang dari @ninotsan31.
Ragam komentar itu menunjukkan adanya pro dan kontra di kalangan publik, namun secara garis besar banyak yang mulai memahami bahwa video tersebut memang potongan lama yang dipelintir.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!