news

Ahmad Sahroni Sebut Seruan Bubarkan DPR Tak Masuk Akal dan Hanya Disuarakan Orang Tolol, Netizen Balas dengan Kritikan Pedas

Senin, 25 Agustus 2025 | 13:30 WIB
Potret Ahmad Sahroni membagikan momen santainya dengan mengenakan kaos polos dan memegang segelas air minum. (Instagram/ahmadsahroni88)

SketsaNusantara.id – Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, kembali mencuri perhatian publik usai menanggapi ramainya seruan pembubaran DPR yang beredar di media sosial.

Dalam sebuah video, Sahroni menilai bahwa wacana pembubaran DPR adalah hal yang tidak masuk akal, bahkan menyebut mereka yang menyuarakan hal itu sebagai “orang tolol”.

“Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma mental bilang bubarin DPR, itulah orang tolol sedunia,” ujar Sahroni dalam pernyataannya usai melakukan kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara, Jumat 22 Agustus 2025 yang dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah akun Instagram @fakta.indo.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Tidak Setuju Dengan Usulan Gerbong Khusus Perokok, Sarankan Untuk Prioritaskan Hal ini

Dalam rekaman video berdurasi beberapa menit, Sahroni menegaskan bahwa ia tidak mempermasalahkan berbagai kritik maupun hinaan yang ditujukan kepada DPR ataupun dirinya secara pribadi.

Namun, ia menekankan agar masyarakat tidak berlebihan dalam menyampaikan kritik karena menurutnya bisa merusak mental.

“Masyarakat boleh kritik, boleh komplain, boleh caci-maki. Gapapa kita terima. Tapi ada adat, istiadat yang mesti disampaikan. Apakah dengan bubarkan DPR memang meyakinkan masyarakat bisa menjalani proses pemerintahan sekarang ini? Belum tentu,” kata Sahroni.

Baca Juga: 4 Fakta Aksi Damai Masyarakat Pati Bersatu 25 Agustus 2025, Serentak Kirim Surat ke KPK hingga Donasi Ratusan Juta

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa anggota DPR tetap memiliki tugas dan kerja-kerja nyata yang mewakili kepentingan rakyat.

“Kita boleh dikritik, mau bilang anjing, babi, bangsat, gapapa. Mampus, mampus, gapapa. Tapi ingat, bahwa kita selaku wakil rakyat juga punya kerja-kerja, punya empati,” lanjutnya.

Sahroni juga menambahkan bahwa meski kritik boleh disampaikan dengan cara apapun, penting bagi masyarakat untuk tidak kehilangan tata cara dalam menyampaikan pendapat.

Baca Juga: Profil Suharyanto, Kepala BNPB yang Viral Usai Pakai Kop Resmi untuk Undangan Rapat Nikahan Anaknya, Punya Kekayaan Rp...

Sahroni menegaskan bahwa dirinya tidak mengklaim DPR selalu benar atau hebat. Namun, ia menilai keberadaan DPR setidaknya berfungsi sebagai representasi dari kerja-kerja masyarakat yang layak untuk diperjuangkan demi kepentingan publik.

Pernyataan Sahroni yang menyebut seruan “Bubarkan DPR” sebagai ucapan “orang tolol” justru menimbulkan gelombang reaksi keras dari warganet. Unggahan video yang memperlihatkan pernyataannya itu dibanjiri komentar pedas.

“Kinerja DPR apa?” tanya akun @dinyoung_

Halaman:

Tags

Terkini