news

Belasan Ribu Sekolah di Jember Rusak, Kadispendik: Tak Cukup Lakukan Perbaikan Pakai APBD

Selasa, 19 Agustus 2025 | 19:47 WIB
Kadispendik Jember Hadi Mulyono saat dikonfirmasi. (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Tercatat, ada sebanyak 3.120 lembaga sekolah di Kabupaten Jember. Ribuan lembaga tersebut terdiri atas jenjang PAUD, SD dan SMP.

Namun, dari semua jenjang itu, tidak semuanya dalam kondisi yang ideal dan yang ramah bagi anak-anak.

"Total kalau lembaga memang berdasar dapodik, ada sekitar 500 sekolah yang rusak. Tapi, secara riil, ada sebanyak 1.500-an gedung sekolah yang mengalami kondisi rusak berat maupun rusak sedang," papar Kepala Dinas Pendidikan Jember Hadi Mulyono.

Baca Juga: Terobosan Baru! Pemkab Jember Siapkan Layanan Home Care, Bupati Gus Fawait: Masyarakat dengan Penyakit Kronis dan Disabilitas Jadi Prioritas

Sama seperti yang disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait dalam sejumlah pertemuan, kondisi sekolah rusak itu sangat mengkhawatirkan. Tak tertutup kemungkinan, dapat berisiko dan mengganggu kegiatan belajar dan mengajar.

"Terutama adalah di sekolah dasar karena sebagian besar gedung-gedung sekolah itu masuk dalam daftar pembangunan tahun 1980," ungkapnya saat ditemui pada Selasa, 19 Agustus 2025. Kala itu, atap sekolah secara masal diperbaiki.

Namun, Hadi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember tentu tidak tinggal diam terhadap beberapa persoalan. Khususnya, pada persoalan kondisi sekolah yang rusak tersebut.

Baca Juga: Pemkab Jember Genjot Perbaikan Jalan, Dinas PU Bina Marga dan SDA Sebut Masih 3 AMP yang Lolos

"Ada alokasi sebesar Rp46 miliar dari APBD Kabupaten Jember yang nanti diperuntukkan untuk merenovasi sejumlah sekolah yang terdata rusak ringan dan berat," jelasnya.

Gedung sekolah tersebut di dalamnya melingkupi ruang kelas, ruang guru, hingga ruang pergustakan maupun laboratorium.

"Tentunya, anggaran itu sangat nggak cukup sekali," tegasnya.

Baca Juga: Maksimalkan Pelayanan, Pemkab Jember Gelar Sosialisasi dan Bimtek SP4N Lapor, Wadul Gus’e, serta UHC

Bahkan, jika dikalkulasi, anggaran itu hanya memungkinkan untuk mempeebaimi sekitar 70 sampai 80 sekolah.

"Jadi, masih banyak yang belum terkaver," tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini