SketsaNusantara.id - Kolektif Sudut Kalisat baru saja menggelar puncak rangkaian acara Festival Kampung Lorstkal (FESTKALS) pada Sabtu, 16 Agustus 2025 kemarin.
Puncak acara Festkals dimulai dengan karnaval kampung dengan iringan patrol Irama Kamboja yang disambut dengan permainan gamelan Kyai Samudro.
"Festival Kampung Lorstkal 2025 hadir sebagai ruang refleksi dan perayaan, sekaligus sebagai bentuk penghormatan terhadap ingatan kolektif masyarakat lokal," terang RZ Hakim, koordinator acara Festkals.
Malam harinya, acara dilanjut dengan slametan bersama warga, prosesi 'Restu Ibu' dan ditutup dengan pengajian bersama Ahmad Badrus Solihin.
Festkals yang merupakan program pertama dari Sudut Kalisat ini mengangkat tema “Merawat Ingatan Kolektif Bersama Restu Ibu”.
"Festival ini menggarisbawahi peran penting perempuan, khususnya para Ibu, dalam menjaga kesinambungan nilai, membimbing generasi muda, dan menjadi landasan spiritual serta budaya bagi komunitas,"
Prosesi Restu Ibu ditandai dengan sungkeman dan dilanjut dengan menyuapi nasi gurih.
Lima ibu-ibu dari Kampung Lorstkal mengikuti prosesi 'Restu Ibu' diantaranya Bu Samil, Bu Ida, Bu Painem, Bu Par, Bu Wartini.
Ditemani anak-anaknya, kelimanya mengikuti prosesi Restu Ibu.
"Restu Ibu itu nama sungai di Desa Ajung," kata RZ Hakim.
Dikatakan RZ Hakim bahwa di Kalisat, tradisi meminta Restu Ibu masih sangat kental dan terjaga hingga saat ini.