news

3 Fakta Proses Evakuasi Kecelakaan Pesawat Latih FASI PK S216 yang Jatuh di Bogor, Tim SAR Gabungan Gunakan Teknik Esktrikasi

Minggu, 3 Agustus 2025 | 18:59 WIB
Momen Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi pesawat latih PK S216 (Instagram/@kantorsar_jakarta)

 

SketsaNusantara.id - Tim SAR Gabungan melakukan proses evakuasi kecelakaan pesawat latih milih FASI (Federasi Aero Sport Indonesi) yang jatuh di Kecamatan Ciampea, Bogor Jawa Barat.

Proses evakuasi tersebut dilakukan tak lama setelah Tim SAR menerima laporan insiden yang terjadi pada Minggu pagi, 3 Agustus 2025.

“Kami terima informasi tadi dan langsung menuju ke lokasi kejadian,” ungkap Kepala Kantor SAR Hajarta Desiana Kartika Bahari sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari Instagram @kantorsar_jakarta.

Baca Juga: 5 Fakta Insiden Pesawat Latih PK-S216 Jatuh di Ciampea Bogor, Jumlah Korban Meninggal hingga Penyebab Kecelakaan

Dalam postingan tanggal 3 Agustus 2025 itu, tim rescue melakukan evakuasi terhadap 2 korban yang merupakan pilot dan co-pilot.

Selain itu, tim rescue juga mengevakuasi pesawat tersebut dengan menggunakan teknik ekstrikasi.

Dan berikut ini 4 fakta proses evakuasi pesawat latih FASI PK S216 yang dilansir dari Instagram Tim SAR Jakarta.

Baca Juga: Profil Marsma Fajar Adriyanto, Korban Pesawat PK-S216 yang Jatuh di Bogor, Pilot Jet Tempur dengan Jabatan Mentereng di TNI AU

1. Personel Tim Rescue

Proses evakuasi korban dan pesawat berjenis Microlight Fixed Wing Quicksilver GT500 ini dilakukan oleh Tim SAR Jakarta bersama unsur SAR Gabungan.

Tak hanya itu, proses evakuasi ini juga dibantu oleh personil TNI Angkatan Udara.

2. Proses Evakuasi Korban

Dikutip dari Instagram @kantorsar_jakarta, pesawat dilaporkan jatuh pada pukul 09.30 WIB setelah sebelumnya hilang kontak,

Halaman:

Tags

Terkini