Pesawat nahas ini bertolak dari Lanud Atang Sanjaya Bogor sekitar pukul 9.08 WIB.
Adapun korban dalam insiden tersebut merupakan awak pesawat yakni pilot dan co-pilot.
“Pilot yang diketahui bernama Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto (L/55 tahun) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” begitu informasi yang disampaikan Tim SAR Jakarta.
Sementara co-pilot atas nama Rony Efendy (L/49) ditemukan dalam kondisi selamat meski mengalami luka-luka.
Tim SAR Gabungan langsung membawa keduanya ke RSAU dr. M. Hasan Toto di Lanud Atang Senjaya, Bogor.
3. Tim SAR Gunakan Teknik Esktrikasi
Dalam proses evakuasi pesawat tersebut, Tim SAR Gabungan dibantu personil TNI AU menggunakan teknik Esktrikasi.
Dikutip dari akun Instagram @kantorsar.palu, Esktrikasi adalah tindakan membebaskan orang atau benda yang terjebak atau terjerat.
Umumnya, teknik ini dugunakan dalam situasi darurat seperti bencana alam atau kecelakaan seperti yang dialami pesawat PK S216.
Tim SAR akhirnya berhasil mengevakuasi bangkai pesawat pada pukul 13.58 WIB dan langsung dibawa menuju Lanud Atang Senjaya Bogor.
Adapun penyebab jatuhnya pesawat latih PK S216 hingga saat ini masih dalam penyelidikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Daftar Event di Jakarta Bulan Agustus 2025, RI Fest 2025 Hadir Semarakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI 17 Agustus 2025
Kredit KUR BRI Angkat Peternak Ponorogo Ini Jadi Juragan Pakan Ternak, Produksi Sampai 15 Ton Per Bulan!
Mendapat Abolisi dari Prabowo Subianto, Tom Lembong Sebut Menjadi Pemulihan Nama Baiknya
Viral Penumpang Teriak Ada Bom yang Mengganggu Penerbangan Lion Air, Kemenhub Kenakan Sanksi Tegas bagi Pelaku Penyebar Info Palsu, Ini Dasar Hukumnya