SketsaNusantara.id - Siang itu, Rachmad ikut mengantre di SPBU Kaliwates bersama dengan ratusan ojek online lain, pada Kamis, 31 Juli 2025.
Bukan untuk mengantre BBM lagi, tetapi untuk bersua dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Jember Muhammad Fawait.
"Ibu Gubernur, Ibu Gubernur, terima kasih. BBM sudah tak langka lagi. Gus, Gus sekelangkong Gus," ucap sejumlah ojek online saya disalami Gubernur Jatim, Bupati Jember, dan jajarannya.
Saat diwawancarai sejumlah awak media, Rachmad mengaku senang lantaran BBM tak langka lagi. Mengingat, BBM merupakan modal paling penting dirinya mencari sesuap nasi.
Menurut dia, momen kelangkaan BBM di Jember beberapa hari lalu sangat menjadi kendala.
"Kendala ya, soalnya kan waktu krisis BBM itu, kami antre mulai 2-3 jam," lanjutnya.
Alhasil, para ojek online tak bisa bekerja karena kendaraan mereka masing-masing tak berbahan bakar.
Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Pastikan Harga Bapokting di Jember Stabil
Bahkan, ketika eceran menjadi solusi, Rachmad mengeluh lantaran harga yang dijual cukup mahal.
"Eceran tembus Rp 25 ribu - Rp 30 ribu per liter," tegasnya. Alhasil, pekerjaannya tidak maksimal. Menurut dia, momentum itu benar-benar simalakama.
"Mau kerja Ndak ada BBM, mau antre BBM uangnya yang tidak ada," pungkasnya.
Baca Juga: Khofifah: Pertamina Sediakan Pasokan Harian Normal Sebanyak 982 KL untuk 40 SPBU di Jember
Alhasil, dia menunggu hingga pasokan BBM terpenuhi untuk meminimalisir kerugian.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI