SketsaNusantara.id - Gubernur Jawa Timur Kofifah Indar Parawansa menemani Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka pada pembukaan Bazar Blitar Djadoel di Alun-Alun Kota Blitar.
Selama kunjungan, Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming mengapresiasi seluruh pihak yang menyukseskan acara Bazar Blitar Djadoel tersebut.
Menurut Gibran, kegiatan itu bisa menjadi ajang untuk memamerkan berbagai produk kerajinan koperasi dan UMKM di Kota Blitar dan Jawa Timur.
Sementara itu, Gubernur Khofifah menyatakan, Bazar Blitar Djadoel bukan sekadar ajang untuk bernostalgia. Namun, menjadi ruang pemberdayaan ekonomi bagi pelaku UMKM dan komunitas kreatif. Sekaligus sebagai ajang pelestarian warisan budaya Jatim.
“Bazar Blitar Djadoel adalah historis, budaya, dan tempat untuk melakukan interaksi ekonomi antara satu orang ke orang yang lain. Di sini, sektor perdagangan tumbuh ketika masyarakat ingat, tidak hanya diundang ke parade UMKM, tetapi masyarakat juga terlibat aktif,” kata Khofifah.
Khofifah lebih lanjut menjelaskan bahwa keberadaan Bazar Blitar Djadoel kali ini adalah bukti komitmen pemerintah provinsi dan Kota Blater. Tujuannya, untuk memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif dengan sentuhan kearifan lokal.
Baca Juga: Pemprov Jatim Kembali Salurkan Bantuan Sebesar Rp6,37 Miliar, Kali Ini untuk Warga Pamekasan
Dalam hal ini, Khofifah mengngkapkan bahwa antusiasme dan kerja samamasyarakat sangat dibutuhkan untuk membangkitkan ekonomi.
"Dari sini kita belajar bahwa industri dan budaya kreatif dapat saling mendukung,” katanya.
Mudah-mudahan, lanjunya, kegiatan dapat direplikasi dengan konsepkearifan local di setiap kabupaten/kota di Jatim.
Baca Juga: Punya Keluarga Pecandu Judol? Wagub Jatim Emil: Segera Melapor ke RSJ Menur Surabaya
Pada kesempatan ini, Gubernur Kofifah juga mengundang warga Blitar dan sekitarnya untuk menghidupkan bazar yang digelar mulai 18 Juni hingga 22 Juni 2025.
“Datang, berbelanja, dan berbahagialah dengan keluarga di Bazar Blitar Dajadoel . Dengan cara ini, ekonomi dapat bergerak bergerak, usaha pelaku usaha kecil semakin antusias, dan budaya kita tetap berkelanjutan, ”pungkasnya.
Artikel Terkait
Jatim Jadi Provinsi dengan Bank Sampah Terbanyak, Khofifah Ingin Wujudkan Hari Raya Idul Adha tanpa Sampah Plastik
Tekun Bangun Relasi! Bupati Jember Gus Fawait Datangkan Program dari Pemerintah Pusat dan Pemprov Jatim Hingga Tembus Rp1 Triliun
Istimewa! Dengan Persiapan yang Matang, Tim Catur UNEJ Sabet Medali Emas di Pomprov Jatim 2025
Bangun Spillway di Kencong Jember, Pemprov Jatim Gelontorkan Anggaran Sebesar 15,6 Miliar
Pemrov Jatim Tambah Anggaran Rp 43,19 Miliar, Jaring 24.138 Penerima Bansos Baru
Ketua PCNU Pamekasan Meninggal saat Kecelakaan, Wakil Ketua 1 PWNU Jatim: Beliau Tokoh Bertanggung Jawab