Bahkan mantan Duta Besar Indonesia untuk Myanmar ini juga menilai, pencarian jejak digital juga bisa dilakukan melalui proses pembelian lakban tersebut.
“Kita cari kaitannya dengan jejak digital,” tutur mantan Kapolda Riau itu lagi.
Sementara itu, menurut hasil penyelidikan Polda Metro Jaya, lakban tersebut dibeli Arya dan sang istri.
Selain itu, terungkap pula fungsi lakban kuning misterius tersebut.
Berdasarkan keterangan salah satu saksi yang merupakan rekan kerja korban, lakban kuning tersebut biasa dipakai oleh pegawai Kementerian Luar Negeri.
“Mempermudah mencari barang saat di bandara, mengingat fungsinya sebagai penanda karena warna yang mencolok,” ujar Kombes Pol Ade Ary lagi.
Kini pihak kepolisian masih mencocokan lakban kuning yang ditemukan pada kepala korban dan yang berada di dalam kamar kostnya.
Pihak keluarga juga telah mengirimkan lakban serupa yang ada di kediaman korban di Yogyakarta ke pihak kepolisian untuk diperiksa lebih lanjut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!