Kamis, 4 Juni 2026

Misteri Lakban Kuning dalam Kasus Kematian Diplomat Kemlu, Eks Kabareskrim Polri Ito Sumardi: Hanya Bisa Dibeli...

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Senin, 28 Juli 2025 | 19:24 WIB
Ilustrasi lakban kuning dalam kasus kematian diplomat Kemlu (Freepik/ macrovector)
Ilustrasi lakban kuning dalam kasus kematian diplomat Kemlu (Freepik/ macrovector)

 

SketsaNusantara.id - Misteri dalam kasus kematian ADP, diplomat Kementerian Luar Negeri yang meninggal secara misterius mulai menemui beberapa titik terang baru.

Salah satunya terkait lakban kuning yang melilit kepala korban saat ditemukan di kamar kostnya dalam keadaan tak bernyawa.

Kini asal muasal hingga kegunaan lakban kuning itu pun mulai terungkap.

Baca Juga: Eks Kabareskrim Ito Sumardi Tanggapi Dugaan Arya Daru Pangayunan Miliki Kelainan Seksual, Singgung Soal Lakban Kuning

Penemuan ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam kepada awak media dalam konferensi pers yang digelar Senin, 28 Juli 2025.

Dalam pernyataannya, terungkap sosok yang membeli lakban kuning tersebut.

“Lakban tersebut dibeli pada akhir bulan Juni di Toko Merah, Gedong Kuning, Yogyakarta,” tutur Kombes Pol Ade Ary.

Baca Juga: Mantan Kabareskrim Ito Sumardi Tanggapi 3 Kejanggalan Kematian Diplomat Arya Daru Pangayunan, Yakin Bukan Kasus Bunuh Diri

Sementara itu Mantan Kabareskrim Polri Ito Sumardi sempat mengungkapkan pernyataan berbeda.

Menurutnya, lakban kuning yang melilit pada kepala korban bukanlah jenis perekat yang bisa dibeli di sembarang tempat.

Ito Sumardi juga menambahkan, lakban kuning tersebut cukup sulit dicari.

Baca Juga: Heboh NSA RI Unggah Hasil Autopsi Arya Daru, Diplomat Kemlu yang Ditemukan Tewas Terlilit Lakban Diduga Alami Kekerasan Sebelum Wafat? Ini Kata Polisi

“Menurut saya itu lakban yang sangat sulit diperoleh di pasaran. Itu hanya bisa dibeli melalui aplikasi online,” terangnya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dalam video yang diunggah kanal YouTube Deddy Corbuzier pada 28 Juli 2025.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube Deddy Corbuzier

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X