Rumor mengenai kelainan seksual ini sempat mencuat usai pernyataan ahli Kriminologi UI Haniva Hasna beberapa waktu lalu saat berbicara di sebuah program televisi.
Pernyataan tersebut juga berkaitan dengan bukti lakban kuning yang membungkus kepalanya.
Posisi tubuh korban dan kondisi kepala yang terlilit lakban kuning diduga berhubungan dengan kelainan seksual seperti mencari kenikmatan dengan cara menyumbat oksigen.
Sementara itu, Ito menilai penyelidikan terkait lakban kuning bisa dimulai juga dari jejak digital.
Pasalnya, menurut Ito lakban kuning yang ditemukan pada tubuh korban merukan jenis khusus yang tidak bisa dibeli di sembarang tempat.
“Itu hanya bisa dibeli melalui aplikasi online,” ujar Ito Sumardi kepada Deddy Corbuzier.
Ia menilai, jejak digital bisa dilacak melalui proses pembelian lakban kuning tersebut.
Sementara itu, kabar terbaru menyebutkan, lakban tersebut rupanya dibeli mendiangn bersama sang istri di Yogyakarta.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!