news

Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi Tutup Sementara, Perbaikan Diperkirakan hingga 5 Bulan

Selasa, 22 Juli 2025 | 11:38 WIB
Para pengendara yang kerap melintas di jalur Gumitir diimbau untuk bersabar dan melaju di jalur alternatif. (Humas BBPJN Jatim - Bali)

Perbaikan Jalur Gumitir atau ruas Sumberjati - batas Kabupaten Banyuwangi, tepatnya di Km Sby 233+500, merupakan paket proyek Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga: Apresiasi Para Atlet Berprestasi Jenjang SMP dan SMA, Pemkab Jember Bakal Rekomendasikan Atlet ke Sekolah Favorit

Perbaikan tersebut nenghubungkan Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi.

Proyek pemeliharaan juga mencakup penanganan longsoran dengan perkuatan lereng bawah menggunakan konstruksi bored pile sebanyak 55 titik sepanjang 115 meter, serta perbaikan geometri jalan untuk keselamatan pengguna jalan.

Sementara itu, Satiya Wardana, PPK 1.4 Provinsi Jawa Timur, menjelaskan bahwa proyek perbaikan Jalur Gumitir akan berlangsung selama lima bulan, tetapi penutupan jalan hanya akan dilakukan selama dua bulan saat pekerjaan pemasangan pondasi bore pile.

Baca Juga: Sambut Bulan Suro, Pemkab Jember Gelar Apel Siaga Bersama PSHT

"Jalur Gumitir akan ditutup selama dua bulan khusus pada saat pelaksanaan pekerjaan bored pile. Rencananya, penutupan jalan akan dimulai pada hari Kamis pukul 00.00 WIB pada tanggal 24 Juli 2025 dan akan berlanjut hingga 24 September 2025," ungkap Satiya.

Lebih lanjut, berdasarari hasil koordinasi antara BBPJN Jawa Timur-Bali dengan pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan dari Kabupaten Jember, Banyuwangi dan Bondowoso, disepakati untuk jalan alternatif selama penutupan Jalur Gumitir adalah sebagai berikut.

Pertama, arus lalu lintas dari arah Jember menuju Banyuwangi dan sebaliknya, baik kendaraan roda 2, roda 4 maupun roda 6, semua dilewatkan Bondowoso - Situbondo - Banyuwangi.

Baca Juga: Selaras dengan Pemkab Jember, Perumdam Tirta Pandhalungan Bebaskan Denda Air

Pengalihan itu tidak berlaku bagi kendaraan barang dengan kapasitas lebih dari 15 ton, diarahkan melalui jalur Pantura melalui Lumajang - Probolinggo - Situbondo - Banyuwangi.

Pengalihan lanjuttan ini juga disebabkan sedang adanya perbaikan dengan menggunakan jembatan darurat (bailey) dengan kapasitas maksimal 15 ton di Situbondo.

Kedua, arus lalu lintas dari arah Surabaya dan Lumajang menuju Banyuwangi dan sebaliknya, diarahkan melalui Leces - Probolinggo - Situbondo - Banyuwangi.

Ketiga, untuk jalur alternatif di sekitar Alas Gumitir, tidak disarankan karena badan jalan kecil, tidak beraspal dan tidak ada penerangan jalan, sehingga hanya diperuntukkan sebagai sarana mobilitas masyarakat setempat.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI

Halaman:

Tags

Terkini