Kamis, 4 Juni 2026

Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi Tutup Sementara, Perbaikan Diperkirakan hingga 5 Bulan

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Selasa, 22 Juli 2025 | 11:38 WIB
Para pengendara yang kerap melintas di jalur Gumitir diimbau untuk bersabar dan melaju di jalur alternatif. (Humas BBPJN Jatim - Bali)
Para pengendara yang kerap melintas di jalur Gumitir diimbau untuk bersabar dan melaju di jalur alternatif. (Humas BBPJN Jatim - Bali)

SketsaNusantara.id - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Jawa Timur dan Bali mengkonfirmasi langkah mereka untuk menutup jalan nasional di Jalur Gumitir, di bagian Sumberjati - batas Kabupaten Banyuwangi. Khususnya, di tikungan yang akrab disebut Tikungan Mbah Singo.

Penutupan Jalur Gumitir direncanakan selama dua bulan, mulai 24 Juli 2025 sampai 24 September 2025.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemeliharaan jalan nasional di kawasan Alas Gumitir, Jember.

Baca Juga: Imbau Non-ASN Non Data Base BKN Bersabar dan Tetap Bekerja, Pemkab Jember Fokus Penataan PPPK Paruh Waktu

Kepala BBPJN Jawa Timur-Bali, Gunadi Antariksa, mengungkapkan bahwa kegiatan pemeliharaan jalan nasional merupakan pertanggungjawaban sesuai hukum kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui BBPJN Jawa Timur-Bali, untuk memastikan jalan aman bagi pengguna.

Berdasar UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Gunadi menuturkan bahwa BBPJN Jawa Timur-Bali melaksanakan pemeliharaan jalan harus memperhatikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

"Pelaksanaan pemeliharaan di Jalur Gumitir harus memprioritaskan aspek keamanan dan keselamatan bagi semua pengguna jalan," katanya

Baca Juga: Setelah Jalur Pecoro Rambipuji Mulus, Pemkab Jember Perbaiki Aspal di Perlintasan Kereta Api Desa Garahan

Gunadi juga menyampaikan bahwa BBPJN Jawa Timur-Bali telah merencanakan pilihan yang menghitung berbagai risiko proyek untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.

"Kami telah menjalankan analisis risiko proyek dan upaya mitigasi risiko yang mencakup bahayanya maneuvers alat berat bore pile akibat jalan yang sempit, kemungkinan benturan dengan pengguna jalan, hingga keterlambatan material lantaran kemacetan. Semua pertimbangan ini membuat penutupan total jalan menjadi pilihan yang paling aman," jelas Gunadi.

Lebih lanjut, Gunadi menambahkan bahwa penutupan Jalur Gumitir dibangun atas kesepakatan dari berbagai pihak yang memiliki kepentingan.

Baca Juga: Pemkab Jember Hibahkan 47 Hektare Tanah ke Polda Jatim

"Kami telah mengadakan beberapa rapat koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat, termasuk Kepolisian, Kementerian Perhubungan, perwakilan pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, serta pelaku usaha yang terdampak," terang Gunadi.

Hasil rapat terakhir di Polda Jatim pekan lalu, Rabu, 09 Juli 2025, disepakati bahwa penutupan lalu lintas akan berlangsung dari arah Kabupaten Jember menuju Kabupaten Banyuwangi dan sebaliknya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X