Nah, jika mereka berada dalam posisi sebagai pengguna akhir, tentu semua pembelian akan terakumulasi di sini,” tambahnya.
Oleh karena itu, Koperasi Merah Putih diizinkan untuk menjual kepada para pelaku UMKM karena harga beras di sini pasti lebih kompetitif dibandingkan pasar.
Posisi bukan pengguna akhir ini, menurut mantan Menteri Sosial RI iru, juga berlaku untuk minyak goreng dan gula. Dengan demikian, apabila masih ada regulasi yang menempatkan Koperasi Merah Putih sebagai pengguna akhir, maka harus segera dilakukan revisi.
“Koperasi Merah Putih dapat berfungsi sebagai agen atau distributor untuk beras, gula, dan minyak goreng. Jadi Koperasi Merah Putih bukanlah pesaing, melainkan mitra. Ini adalah sinergi antara Bulog dan Pertamina karena sekarang Elpiji 3 kilo juga telah tersedia di sini,” katanya.
Menurut Gubernur Khofifah, sirkulasi produk menjadi sangat penting untuk memastikan permintaan dan ketersediaan.
Sehingga, kebutuhan akan produk apapun dapat dipenuhi dengan kepastian dan kecepatan, sehingga tidak akan ada kekurangan barang.
“Terima kasih kepada semua. Insya Allah Koperasi Merah Putih di Kelurahan Miji Mojokerto akan menjadi salah satu dari sembilan koperasi yang diluncurkan secara virtual hari ini oleh Presiden Prabowo. Semoga semua berjalan lancar,” tutupnya.
Lebih lanjut, dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa ada sebanyak 8.494 Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan yang telah terbentuk di Jatim.
"Ini menjadi yang terbanyak secara nasional dan tercepat dalam pengurusan perizinannya," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI