Kamis, 4 Juni 2026

Produksi Padi Jawa Timur Tembus 8,7 Juta Ton GKP, Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Wujudkan Kedaulatan Pangan Nasional

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 14 Juni 2025 | 14:04 WIB
Khofifah sebut produksi pertanian periode Januari - Juli 2025 naik jika dibandingkan dengan tahun lalu. (Dok. Humas Pemrov Jatim)
Khofifah sebut produksi pertanian periode Januari - Juli 2025 naik jika dibandingkan dengan tahun lalu. (Dok. Humas Pemrov Jatim)

SketsaNusantara.id - Sejak Januari hingga Juli 2025, Jawa Timur menunjukkan pencapaian yang baik pada sektor pertanian.

Tercatat, produksi padi di Jawa Timur mencapai 8,7 juta ton gabah kering panen atau setara dengan 7,3 juta ton gabah kering giling.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa total tersebut diperkirakan setara dengan 4,3 juta ton beras.

Baca Juga: Pemrov Jatim Tambah Anggaran Rp 43,19 Miliar, Jaring 24.138 Penerima Bansos Baru

"Sesuai dengan data BPS, jika dibandingkan dengan periode 2024, potensi produksi padi dan beras Jatim naik signifikan," lanjutnya.

Produksi padi pada periode Januari-Juli 2024 mencapai 7,7 juta ton GKP. Sementara itu, pada periode bulan yang sama pada 2025, produksi padi Jatim mencapai 8,7 juta ton GKP.

"Ada peningkatan produksi padi hingga 1 juta ton (13,28 persen)," ujarnya.

Baca Juga: Bangun Spillway di Kencong Jember, Pemprov Jatim Gelontorkan Anggaran Sebesar 15,6 Miliar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa lebih lanjut menegaskan bahwa capaian yang baik dari sektor pertanian di Jatim menunjukkan keseriusan pemprov dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

“Bahkan, Jatim memproduksi padi dan berasnya tertinggi secara nasional selama lima tahun berturut-turut," ucapnya.

Dengan demikian, pemprov siap menjadi garda terdepan mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Baca Juga: Istimewa! Dengan Persiapan yang Matang, Tim Catur UNEJ Sabet Medali Emas di Pomprov Jatim 2025

Seperti kita tahu, luas panen Jatim pada 2025 periode Januari - Juli mencapai 1.299.222 hektar. Angka tersebut meningkat 13,4 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Luasan itu cukup mendongkrak kontribusi sektor pertanian Jatim skala nasional.u

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X