SketsaNusantara.id - Balai Taman Nasional (BTN) Gunung Rinjani memutuskan menutup sementara pembelian tiket melalui aplikasi eRinjani.
Keputusan tersebut disampaikan pihak BTN Gunung Rinjani pasca insiden jatuhnya 2 pendaki asing pada tanggal 16 dan 17 Juli 2025.
Selain pemesanan tiket lewat aplikasi eRinjani, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani juga menutup sementara jalur pendakian Pelawangan Sembalun dari dan menuju Danau Segara Anak.
Keputusan tersebut disampaikan BTN Gunung Rinjani lewat akun Instagramnya @btn_gn_rinjani pada 17 Juli 2025.
“Pengumuman peneutupan sementara pemesanan (booking) tiket pada aplikasi eRinjani dan jalur pendakian Pelawangan Sembalun menuju dan dari Danau Segara Anak,” begitu informasi yang tertulis di akun @btn_gn_rinjani sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
BTN Gunung Rinjani memutuskan menutup jalur pendakian dan pemesanan tiket di eRinjani untuk meningkatkan layanan wisata alam serta pengelolaan kawasan konservasi.
Penutupan tersebut mulai diberlakukan sejak 16 Juli 2025 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Meski ditutup sementara, namun pendaki yang telah memiliki tiket tidak perlu khawatir.
BTN Gunung Rinjani tetap memperbolehkan pendaki yang sudah memiliki tiket untuk melakuman pendakian.
“Pengunjung yang telah memiliki tiket tetap dapat melakukan pendakian sesuai tanggal yang tertera pada tiket,” tulis BTN Gunung Rinjani lagi.