Pingitan menjadi salah satu tradisi yang kerap dilakukan oleh calon pengantin sebelum pernikahan.
Baik calon pengantin pria maupun wanita biasanya dilarang berpergian, sebagai gantinya, mereka harus berdiam diri di rumah untuk mempersiapkan hari sakral tersebut.
Namun tidak dengan Putri Karlina. Ia mengaku dirinya tidak dipingit menjelang hari bahagianya tersebut.
Meski tetap bekerja dan melakukan tugasnya sebagai orang nomor 2 di Garut, ia mendapatkan ‘keringanan’ dari Bupati Garut Abdusy Syakur Amin.
“Saya dikasih tugas sama Pak Bupati. ‘Bu Wabup ambil tugas yang di sekitaran Garut kota saja. Kalau jauh-jauh sedikit ya nggak jauh dari 1 jam perjalanan,” tutur perempuan bergelar dokter gigi itu.
2. Hanya Cuti 1 Hari
Umumnya, pasangan pengantin yang akan menikah mengajukan cuti beberapa hari untuk persiapan pernikahan hingga bulan madu.
Namun sebagai pasangan politisi, Putri mengaku ia hanya mengajukan cuti 1 hari saja, yakni pada tanggal 16 Juli 2025.
“Kemarin mengajukan surat cuti itu hanya 1 hari, hanya di tanggal 16 itu saja,” ungkap ibu 3 anak itu.
3. Ingin Nikah di KUA
Sebagai anak Kapolda Metro Jaya sekaligus calon menantu orang nomor 1 di Jawa Barat, rupanya Putri Karlina sempat enggan menggelar acara pernikahan yang megah.
Ia dan Maula Akbar sempat berencana menikah di KUA, bahkan keduanya sempat mengungkapkan keinginannya itu kepada kedua orang tua.
4. Berdayakan Pengusaha Lokal