news

Dispora Fokus Bikin Desain Olahraga Daerah, KONI Fokus Musorkab

Rabu, 16 Juli 2025 | 11:46 WIB
Jember menyiasati peningkatan mutu atlet dengan Menyusun desain olahraga daerah. (Dok. M Purnomo )

SketsaNusantara.id - Pasca bergulirnya pekan olahraga provinsi, Kabupaten Jember tak mau tenggelam dalam keterpurukan.

Saat ini, Jember masih Menyusun sejumlah cara untuk meningkatkan mutu olahraga di Jember. Salah satunya, yakni merealisasikan Desain Olahraga Daerah (DOD).

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jember Edy Budi Susilo menyatakan bahwa Desain Olahraga Daerah merupakan dokumen rencana induk kebijakan keolahragaan di tingkat daerah. Kiblatnya, berdasar Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Baca Juga: Dispora Perlu Usulkan Dana Hibah, KONI Perlu Interopeksi Cabor dan Atlet

Lebih lanjut, Kadispora Edy menuturkan bahwa semua organisasi berpeluang menggunakan Desain Olahraga Daerah. Tujuannya, untuk membangun sistem olahraga sesuai dengan Permen Pemuda dan Olahraga. Namun, belum semua daerah yang memiliki, termasuk Jember.

"Desain Olahraga Daerah bertujuan untuk mendukung implementasi Desain Besar Olahraga Nasional dan memastikan pembangunan olahraga daerah yang terarah, terukur, dan berkelanjutan," ungkapnya.

Dalam waktu dekat, kadispora menuturkan bahwa pihaknya bakal menggandeng UNESA.

Baca Juga: Dinas Penanaman Modal dan PTSP Jember Catat Investasi Masuk Tembus Rp1,7 T, Komisi B DPRD Jember Jaga Iklim Investasinya

"Ada tahapan-tahapan, setelah MOU lanjut PKS," jelasnya.

Sesegera mungkin, lanjutnya, pihaknya bakal membentuk tim bersama dengan Unesa maupun dari Kabupaten Jember.

"Dispora dan dispendik, nanti kami rumuskan langkah-langkah kerja kami. Hal hal teknis kaitan dengan melihat potret kondisi keolahragaan di Jember," ucapnya.

Baca Juga: Cegah Kebocoran PAD, Komisi B DPRD Jember Pantau Papan Reklame Tak Berizin: Kami Lakukan Pengawasan!

"Hingga akhir Desember, pokoknya kami fokus evaluasi menyeluruh dan realisasikan DOD. Baru kita susun target capaian Porprov 2027 di Surabaya," terangnya.

Targetnya, pada 2025 administrasi selesai sehingga bisa digunakan pada 2026.

Halaman:

Tags

Terkini