SketsaNusantara.id - Sebanyak 30 wakil menteri kini menjabat sebagai komisaris dan komisaris utama di sejumlah perusahaan BUMN.
Penunjukan 30 Wamen sebagai komisaris dan komisaris utama di perusahaan BUMN ini mendapatkan kritik dari Mufti Anam, anggota DPR RI fraksi PDIP.
Rangkap jabatan tersebut dinilai sangat kontras dengan kondisi jutaan pencari kerja yang mengantri lowongan hingga berdesak-desakan di sejumlah job fair.
“Saat jutaan anak muda dan kepala keluarga mengantri lowonga, negara justru memberi ruang pada segelintir elit untuk menduduki dua bahkan tiga kursi kekuasaan sekaligus,” begitu yang diungkap Mufti Anam sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @GenBanteng_.
2 Wakil Menteri terbaru yang diangkat menjadi komisaris yakni Taufik Hidayat dan Stellha Christie.
Keduanya diangkat menjadi Wakil Menteri PLN Energi Primer Indonesia dan PT Pertamina Hulu Energi.
Selain itu, dari 30 wakil menteri, 3 di antaranya berasal dari Kementerian BUMN yang tak lain adalah wakil Erick Thohir.
Dan berikut ini, 30 wakil menteri yang merangkap jadi komisaris dan komisaris utama perusahan BUMN.
1.Sudaryono
Wakil Menteri Pertanian
Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia
2.Immanuel Ebenezer
Wakil Menteri Ketenagakerjaan
Komisaris PT Pupuk Indonesia
3.Giring Ganesha
Wakil Menteri Kebudayaan
Komisaris PT Garuda Maintenance Facility