SketsaNusantara.id - Bangkai kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam pada 2 Juli 2025 akhirnya ditemukan.
Tim SAR Gabungan TNI AL dan Basarnas berhasil mengidentifikasi objek bawah laut yang diyakini sebagai KMP Tunu Pratama Jaya.
Pencarian yang dilakukan selama 12 hari ini menggunakan sejumlah teknologi serta menerjunkan beberapa tim penyelam.
Penemuan bangkai kapal KMP Tunu Pratama Jaya ini juga sempat mengalami kendala.
Dikutip dari akun Instagram @tni_angkatan_laut dan @sar_nasional terdapat sejumlah fakta dalam pencarian hingga penemuan bangkai kapal KMP Tunu Pratama Jaya.
Salah satunya yakni posisi kapal saat ditemukan oleh tim penyelam. Dan berikut ini 5 fakta penemuan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya yang dirangkum tim redaksi SketsaNusantara.id.
1. Awal Mula Pencarian
Dikutip dari unggahan akun Instagram @tni_angkatan_laut pada 13 Juli 2025, proses pencarian dimulai pada 9 Juli 2025 pukul 20.47 WIB.
Pada saat itu, teknologi Multi Beam Echo Sounder milik KRI Spica-934 berhasil mendeteksi objek bawah laut yang diduga merupakan bangkai kapal KMP Tunu Pratama Jaya.
Hal tersebut berdasarkan dimensi objek bawah laut yang memiliki panjang 69,7 meter, tinggi 12 meter dan lebar 11,6 meter.