news

Kecewa, Pengunjung Keluhkan Pembayaran HTM Pantai Papuma Jember yang Dinilai Janggal, Desak Pihak Pengelola Selidiki Dugaan Pungli di Lokasi Wisata

Senin, 14 Juli 2025 | 07:30 WIB
Potret keluhan pengunjung terkait pembayaran HTM pantai papuma hingga diduga ada praktik pungli (Instagram/jember24jam_)

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Kebijakan Pro Rakyat, Mulai Cegah Pungli Penerimaan Siswa Baru, Retribusi Parkir hingga Underpass

"Halo Perhutani/PT Palawija Risorsis, monggo diselidiki petugas yang banyak makan 'Pungli'," tulis wisatawan pemilik akun Ken Arok.

"Apalagi, ketika sudah di dalam banyak pengunjung yang tidak memiliki karcis resmi Pantai Tanjung Papuma," pungkasnya.

Keluhan ini langsung menuai beragam komentar dari warganet. Sebagian warga Jember juga merasa prihatin dengan kondisi ini dan kerap menemui praktik pungli di area wisata yang membuat pengunjung tak nyaman.

"Mending liburan ke Bali, masuk pantai cuma bayar parkir Rp5 ribu sepuasnya daripada ke Papuma bayar mahal banget tiket masuknya," komentar salah satu warganet.

Baca Juga: Wisata Pantai Gratis Satu-satunya di Jember dan Jarang Diketahui? Dekat Papuma dengan Pesona Air Laut Biru dan Deburan Ombak yang Menenangkan Jiwa

"Dari dulu sering ada yang komplain pungli gini, ya tetap gitu-gitu aja, tapi gak ada tindakan apapun, gak ada transparannya juga," imbuh netizen lainnya.

"Sebagai warga Jember, saya kecewa ke Papuma karena selain tiket mahal, fasilitasnya masih sama saja, gak ada perubahan, dan ternyata masih sering ada pungli kaya gini," tambah netizen lainnya.

Ada pula warganet yang menilai pembayaran tersebut sudah sesuai untuk membayar HTM untuk 4 orang dengan penambahan Rp10.000 untuk parkir, meski perlu ada penjelasan lebih lanjut dari pihak pengelola wisata Pantai Papuma.

Baca Juga: Camat Silo Terbukti Lakukan Pungli saat Pencairan DD dan ADD, Kepala BKPSDM Langsung Copot Jabatannya

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola wisata, baik dari Perhutani maupun PT Palawija Risorsis, selaku pihak yang disebut-sebut bertanggung jawab atas pengelolaan Pantai Papuma.

Warganet mendesak agar ada penindakan terhadap praktik-praktik pungli di tempat wisata, agar kejadian serupa tidak terus berulang dan merusak citra pariwisata daerah.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini