SketsaNusantara.id - Pantai Papuma yang terletak di Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali ramai jadi sorotan publik.
Destinasi wisata favorit dengan keindahan alam yang memukau ini, mendapat keluhan dari salah satu pengunjung hingga diduga ada praktek pungli (pungutan liar).
Ada salah satu wisatawan yang merasa mengalami kejanggalan dalam pembayaran tiket masuk kawasan wisata tersebut.
Curhatan salah satu pengunjung diunggah di grup Facebook Info Warga Jember Official yang mencuri perhatian warganet hingga dibagikan ulang ke Instagram.
Dalam unggahan tersebut, seorang warganet menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke Pantai Tanjung Papuma.
Salah satu pengunjung mengaku dikenakan tarif sebesar Rp110.000 untuk empat orang, yang kemudian disebut telah didiskon Rp10.000 oleh petugas, sehingga ia cukup membayar Rp100.000.
Namun, saat ia meminta tiket retribusi sebagai bukti pembayaran, petugas justru meminta tambahan Rp10.000 lagi.
"Singkat cerita kami bayar tiket masuk, petugas dengan entengnya bilang 110k dan diminta bayar 100k saja karena ada diskon 10k. Tapi, ketika saya minta tiket retribusinya, barulah disuruh bayar lagi 10k tidak jadi didiskon," tulis warganet dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @jember24jam_ yang diunggah pada hari Minggu, 13 Juli 2025.
Unggahan tersebut turut menyertakan foto pembayaran saat masuk dengan logo Perhutani resmi yang menunjukkan harga tiket masuk (HTM) ke Pantai Papuma sebesar Rp25.000 per orang. Belum lagi, dikenakan juga biaya parkir Rp10.000 untuk 2 motor.
Berdasarkan informasi resmi, tiket masuk Pantai Papuma memang dibanderol Rp18.000 pada hari biasa (weekday) dan Rp25.000 pada akhir pekan (weekend).
Jika merujuk pada tarif resmi, seharusnya untuk empat orang saat akhir pekan total biaya tiket hanya Rp100.000 dan pengunjung berhak menerima karcis resmi.
Namun, ketika petugas kembali meminta uang retribusi Rp10.000, pengunjung menduga adanya praktik pungli dan meminta kejelasan hingga mendesak pihak terkait untuk mengusut kasus ini.
Artikel Terkait
3 Jam dari Papuma, Ada Surga Tersembunyi di Jember dengan Sensasi Alam Liar untuk Wisata Natal dan Tahun Baru 2025
Sasar Puslitkoka dan Papuma, Bupati Gus Fawait Ingatkan Potensi Wisata Jember
Warga Jember Harus Tahu, Cara Nonton JFC 2025 dengan Nyaman Sesuai Kursi Pilihan, Sistem Tiketnya Beda dari Tahun Lalu?
Gumitir Ditutup! Ini Jalur Alternatif Banyuwangi-Bondowoso Tanpa Lewat Jember dengan View 3 Gunung yang Menawan
Puluhan Wisatawan Asal Spanyol Kembali Datang ke Jember, Disparbud: Mereka Belajar Pengelolaan Kopi dan Karet