Rumah Birdha yang berada di kawasan Sidoarum, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Yogyakarta seketika digeruduk massa ojol hingga akhirnya pelaku diamankan di Polresta Sleman.
2. Korban Menjalani Visum, Ada Luka Akibat Pemukulan
Korban AML yang merasa tersakiti kemudian melaporkan kejadian ini ke Polresta Sleman pada Jumat, 4 Juli 2025 dini hari.
Melalui akun Tiktok @ayuntyas, korban menyatakan bahwa diriny telah menjalani visum usai dipukul hingga dijambak saat ikut mengantar pesanan makanan bersama pacarnya.
Kasus ini ditangani Polresta Sleman. Korban (AML) belum bisa dimintai keterangan karena pulang ke Solo, untuk menenangkan diri setelah mengalami kejadian tak menyenangkan.
3. Birdha Bukan Orang Pelayaran, tapi Pegawai Bea Cukai?
Setelah kasus ini viral, kehidupan pribadi Birdha pun dikuliti netizen. Banyak yang mempertanyakan pekerjaan pelaku yang mengaku orang pelayaran.
Namun, ketua RT setempat menyebut Birdha bukanlah orang pelayaran melainkan bekerja di bidang pelayanan di salah satu perusahaan di luar Jawa.
"Memang bukan pelayaran tapi pelayanan, karena mungkin saat itu (emosi) nada tinggi jadi kedengaran kurang jelas. Mas Birdha itu kelihatannya bukan di Jogja, dan kerjanya di (menyebut Instansi Pemerintah) ada di luar Jawa," ungkap Ketua RT 01 Bantulan, Efendi, dikutip dari akun Instagram @jogja24jam.
Bahkan ada sumber yang menyebut pria berusia 25 tahun itu masih berstatus mahasiswa dan ada yang menyebut Birdha adalah pegawai Bea Cukai di Instansi Pemerintah yang hingga kini masih jadi perbincangan hangat warganet di media sosial.
4. Pesanan Makanan Dibilang Telat 3,5 Jam Padahal Cuma 8 Menit
Nur Salim, Ketua RT 03, Sidoarum, Godean, Sleman menyebut salah satu pemicu kericuhan ini disebabkan oleh driver ShopeeFood yang terlalu lama mengantar makanan hingga telat berjam-jam.
"Mas Birdha ini setahu saya pesan dari sore jam 18:00 WIB tapi baru datang katanya sampai jam 21:30, jadi bisa dibilang ini telat 3,5 jam lebih," kata Nur Salim.