news

KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam Karena Faktor Cuaca Atau Human Eror? Ini Analisa Pengamat Maritim Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 | 16:30 WIB
KMP Tunu Pratama Jaya sebelum tenggelam (X @AlwiHusin)

SketsaNusantara.id - Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali sebabkan duka mendalam bagi anggota keluarga korban hingga dunia maritim Indonesia.

KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam pada Rabu Malam itu pada update terakhir tercatat ada orang 31 selamat, 5 orang meninggal dunia dan 29 orang masih dalam pencarian.

Lalu apa sebetulnya penyebab tenggelamnya kapal yang melewati jalur yang sangat ramai di Selat Bali tersebut? Faktor cuaca atau human eror?

Baca Juga: Pengakuan Pria Asal Jember Korban Selamat KMP Tunu Pratama Jaya yang Tenggelam di Selat Bali: Saya Loncat Gak Pake Pelampung

Hal itu dijawab oleh pengamat maritim Indonesia, Marcellus Jayawibawa dilansir SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube Metro TV.

"Kalau alasannya karena cuaca yang buruk saya sebagai pemerhati maritim dan juga praktisi bisa mengatakan bahwa ini bukan karena cuaca yang buruk," tegas Marcellus.

"Karena dikatakan ombak setinggi 1,7 sampai dengan 2,5 meter pada saat kejadian, didunia pelayaran kalau kita sekala 1 sampai 10 itu hanya skala 3 saja atau maksimal 4," imbuhnya.

Baca Juga: Selain KMP Tunu Pratama Jaya, 5 Kapal Ini Juga Mengalami Kecelakaan di Selat Bali: Ada yang Terbakar hingga Tenggelam Karena Kelebihan Muatan

"Kalau cuaca buruk itu diatas 6," imbuhnya lagi.

Berdasarkan data itu maka sebagai pengamat maritim, Marcellus Jayawijaya menyimpulkan bahwa kecelakaan kapal ini bukan dikarenakan faktor cuaca namun karena faktor lain.

"Jadi saya lebih sependapat ini dikarenakan bocornya kamar mesin dan berimbas pada tenggelamnya kapal," tegasnya.

Bahwa tenggelamnya kapal bukan karena faktor cuaca namun karena kebocoran kamar mesin.

Baca Juga: Update Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Korban Selamat Ungkap Detik-detik Sebelum Tenggelam

Untuk itu ia berpendapat agar semua orang saat ini tenang dan menunggu investigasi lebih lanjut serta mengenyampingkan dugaan-dugaan yang belum pasti.

Halaman:

Tags

Terkini